Ahli gizi percaya bahwa efek samping dari diet keto

2020-07-08

Laporan dari reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Diet keto dulu merupakan cara untuk menurunkan berat badan.

Karena diet keton diyakini efektif untuk menurunkan berat badan.

Metode diet harus mengesampingkan makanan yang mengandung karbohidrat dan makanan yang mengandung gula, dan menggantinya dengan makanan yang mengandung lemak sehat, protein dan makanan bergizi lainnya.

Terlepas dari banyak keberhasilan, menurut Dr. Fiastuti Witjaksono, seorang ahli kedokteran nutrisi klinis di RSCM, metode penurunan berat badan ini berbahaya.

Membaca: Beberapa gejala yang menunjukkan bahwa Anda perlu mengambil liburan- -Reading: Ada benjolan, Andien (Andien) selamat dari kanker payudara setelah berhenti makan nasi putih

Membaca: Insomnia? 5 Tips ini membuat tidur Anda lebih cepat, lebih dalam, rileks, dan kemudian beristirahat di berjemur

Membaca: Luna Maya tidak makan nasi di usia tua

70% dari makanan yang masuk ke dalam tubuh adalah lemak yang berbahaya bagi tubuh Karena itu meningkatkan akumulasi lemak dalam tubuh.

Maka itu akan menghambat kerja otak, karena otak membutuhkan energi, dan energi tersebut harus berasal dari karbohidrat. Fiastuti mengatakan pada hari Rabu (13/11/2019) bahwa ia bertemu dalam Kampanye Diabetes di jalan perbelanjaan KalCare Lotte di Jakarta selatan: “ Kesehatan berarti berat badan baik, tetapi tidak lambat. ”

Baca: Ada benjolan, Andien selamat dari kanker payudara setelah berhenti makan nasi putih

Baca: Jika aroma hewan peliharaannya harum, maka penjelasan ilmiah

Baca: 7 macam bisa Bantu rencana diet rempah-rempah Anda – Kemudian, karena penumpukan lemak, itu dapat menyebabkan penyakit, seperti diabetes, karena insulin tidak bekerja dengan baik.

Lemak yang terakumulasi akan mencegah fungsi insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga sel-sel manusia dapat berfungsi.

Maka tubuh akan menjadi lunak dan ingin makan terus menerus, yang dapat menyebabkan gula darah tinggi dan memicu diabetes.

“Insulin sebagai sel kunci tidak dapat dibuka, tidak dapat memasukkan gula ke dalam sel,” kata Dr. Fiastuti.

Leave A Comment