Makan makanan lebaran tidak akan menjadi panas beberapa kali, itu berbahaya

2020-08-06

Seorang reporter dari Tribunnews.com di Jakarta melaporkan bahwa Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – terutama hidangan Idul Fitri yang saat ini tidak terbuka untuk tamu, biasanya akan dipanaskan kembali dalam menu makanan besok. Berhati-hatilah saat memegang. Memasak berulang kali dapat membuat makanan menjadi tidak sehat dan mengganggu gaya hidup sehat yang diadopsi saat puasa.

Dr. Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH, seorang spesialis penyakit dalam di MMB, menjelaskan beberapa makanan yang dimasak, yang akan membuat makanan lebih terkonsentrasi dan lebih tinggi dalam gula. Instagram, Senin (25/5/2020).

Lalu, jika dipanaskan beberapa kali, itu juga akan menambah kadar lemak, sehingga berbahaya bagi penderita penyakit seperti kolesterol, tekanan darah tinggi atau diabetes . -Reading: Kiper lulusan Ayaan Lebaran Ala Garuda Select terus menerapkan program kebugaran-Reading: BCL memiliki pertemuan virtual dengan keluarganya, berdoa untuk orang mati Ashraf Sinclair-Reading: Menteri LHK mengumumkan kelahiran orang yang dilindungi Covid-19 Hewan selama epidemi: I Namri Fitri

“Jika Anda memanaskan unsur lemak, kadar kolesterol akan meningkat karena situasi ini diatasi selama Ramadhan.” Ari

Lalu, setelah puasa, biasanya karena makan penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan karena kelaparan saat lebaran.

Dr Ari mengingatkan untuk tidak makan berlebihan, sekarang Anda sudah mulai makan lagi. Beberapa kali sehari, lalu jangan mengurangi penggorengan, manis dan pedas terlalu banyak, sehingga tubuh beradaptasi dengan kebiasaan makan aslinya. Ari berkata: “Kurangnya karbohidrat kita berharap untuk mendistribusikan makanan dan waktu istirahat dari ketiga makanan secara merata.”

Leave A Comment