Jangan sering makan makanan yang digoreng, ini memiliki efek buruk pada kesehatan kulit

2020-08-07

TRIBUNNEWS.COM – Makanan goreng adalah salah satu menu favorit bagi sebagian orang saat berpuasa.

Selain makanan lezat, gorengan juga mudah didapat.

Namun, terlalu banyak makan gorengan selama puasa dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit.

Dokter kulit dan seks dari Rumah Sakit Abdi Waluyo menjelaskan bahwa di Arini Astasari Widodo dalam makanan gorengan, banyak bahan akan mempengaruhi kulit, sebagian alasannya adalah:

1. Proses penggorengan

Penggorengan Proses ini akan meningkatkan level AGE molekul (Advanced Glycation End Products), yang menghancurkan kolagen dan elastin, sehingga memicu penuaan kulit.

Proses ini juga membutuhkan suhu tinggi, yang meningkatkan kandungan lemak trans dalam makanan dan menghasilkan vitamin, termasuk vitamin yang bermanfaat bagi kulit.

Baca: Makanan gorengan adalah menu favorit Iftar, bagaimana cara meminimalisir Mudaratnya?

“Selain itu, proses penggorengan akan meningkatkan senyawa yang disebut akrilamida. Akrilamida dapat meningkatkan risiko kanker,” kata Arini pada konferensi media Kulwap, Jumat (8/5/2020). – 2. Penyerapan lemak jenuh dan lemak trans

– konsumsi sejumlah besar lemak trans dapat meningkatkan peradangan, termasuk pada kulit.

Leave A Comment