Karena itu, meski ada terlalu banyak lemak, karbohidrat dapat disimpan dalam tubuh sebagai energi

2020-08-09

Dilaporkan, reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM-Karbohidrat adalah sumber utama nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia untuk diubah menjadi energi. Inilah sebabnya kami penuh energi dalam kegiatan kami.

Terutama mereka yang suka olahraga, karbohidrat dari nasi, kentang, roti dan gula sangat bermanfaat, agar tidak menjadi lemah saat berolahraga.

Rendy Dijaya Muliadi, seorang ilmuwan kesehatan dan ahli gizi di Nutrifood Research Center, menjelaskan: Setelah karbohidrat dicerna, tubuh secara otomatis menyimpannya dalam cadangan energi tubuh.

“Glycogen menyimpan karbohidrat, jadi jika Anda makan karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen, mereka akan dipecah menjadi energi,” kata Lundy saat tinggal bersama Nutri Foods, Selasa (06/6) 23/2020). –Reading: Saat berolahraga di luar ruangan, dokter menyarankan untuk memakai topi-lalu, ketika karbohidrat dikonsumsi berlebihan, tubuh secara otomatis akan menyimpannya dalam bentuk lemak.

Jika lemak menumpuk di dalam tubuh, ada bahaya bahwa itu mungkin kelebihan berat badan, yaitu obesitas, terutama jika itu tidak seimbang dengan aktivitas fisik.

“Banyak makanan karbohidrat disimpan dalam permen karet, jadi jika Anda sedang diet tetapi masih gemuk, itu berarti terlalu banyak karbohidrat. Jangan menyimpan nasi, roti atau udon dengan kue. Gendut, “kata Reddy.

Membaca: Olahraga di rumah adalah cara terbaik untuk tetap sehat selama pandemi COVID-19

Nutrisi lain yang diperlukan untuk membantu tubuh manusia dalam memproses karbohidrat dapat diperoleh dari kompleks multivitamin B.

Contoh vitamin B ini diperoleh dari sayuran seperti bayam, selada, lobak, brokoli dan buah-buahan (seperti pisang dan apel).

“Kompleks vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7 membantu menghasilkan energi dari karbohidrat. Ada banyak proses yang dapat membantu proses kompleks vitamin B pada sayuran dan buah-buahan,” Rendy menyimpulkan Tao.

Leave A Comment