Studi terbaru: 78% pasien positif korona tidak memiliki gejala

2020-08-09

London TRIBUNNEWS.COM-Berdasarkan data Worldometer, hingga hari ini (Jumat) (17/4/2020), jumlah kasus korona global telah mencapai 2.184.681 kasus.

Karena jumlah kematian akibat virus korona adalah 146.898, 553.227 sedang dalam pemulihan.

Di belakang peningkatan kasus korona, gejala yang disebabkan oleh korona menjadi lebih dan lebih beragam.

Orang-orang mendapatkan gejala utama ketika mereka demam (dari batuk ke batuk). Sesak napas.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak orang terinfeksi virus ini tanpa gejala.

Baca: Pandemi Covid-19 Picu Agenda Kisruh, Shin Tae-yong Ajak Timnas Indonesia TC ke Korea Selatan

Namun studi terbaru yang dimuat di British Medical Journal (BMJ) menyebutkan sebanyak 78 orang Di antara orang yang terinfeksi Covid-19,% mungkin tidak memiliki gejala.

Seperti dilansir The Sun, jika seseorang “tidak menunjukkan gejala” ketika mereka positif untuk covid-19, maka risiko menulari orang lain meningkat, atau karena orang tidak tahu bagaimana mengisolasi diri mereka sendiri.

Setelah menganalisis data yang dikumpulkan, staf medis menemukan bahwa persentase pasien asimtomatik tinggi. Kasus virus Covid-19 terjadi di negara ini.

Studi ini menemukan bahwa 130 dari 166 orang terinfeksi dengan virus korona, terhitung sekitar 78%, tanpa gejala.

Leave A Comment