Tren kesehatan di bawah normal baru, membeli makanan dan minuman sehat adalah prioritas utama

2020-08-09

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Saat ini, seluruh komunitas sedang mempersiapkan kegiatan pandemi (dikenal sebagai periode normal baru).

Di masa depan normal baru, perilaku olahraga akan terus mengarah pada kehidupan yang sehat Sejak memakai topeng, dia telah rajin mencuci tangannya untuk menjaga jarak.

Profesor Hardiansyah dari Ilmu Gizi IPB, Kementerian Pangan dan Pertanian Indonesia, mengatakan bahwa seiring perubahan gaya hidup, tren gaya hidup juga akan berubah. .

Masyarakat yang lebih memahami pentingnya kesehatan akan memilih untuk membeli produk yang dapat meningkatkan imunitas dan membuat tubuh sehat.

Bacaan: I Panitia DPD RI tidak menerima pemilihan kepala daerah yang diadakan bersamaan pada 9 Desember

Bacaan: Harga biji bunga terlalu tinggi, dan tanaman Bolang menjadi harapan warga Cikatomas selama pandemi

Bacaan: Liga 1 2020 berlanjut atau mengubah permainan? Pelatih Persib: Suka atau tidak, kita harus menerima- “Permintaan akan produk yang meningkatkan kekebalan akan meningkatkan daya tahan, daya tahan, otot yang baik, dan rendah lemak,” kata Profesor Hardingya dalam sebuah wawancara Mengatakan. Frisian Flag webinar, Selasa (2 Juni 2020).

Di masa depan, orang akan lebih suka membeli buah-buahan, sayuran dan produk makanan dan minuman dengan label kesehatan.

“Protein bahan, Profesor Hardiansyah mengatakan bahwa di masa depan, akan ada semakin banyak permintaan untuk sayuran, buah-buahan (termasuk susu), makanan ringan yang sehat, dan minuman sehat (termasuk yang diformulasikan sebagai susu campuran) sehingga mereka dapat diproduksi dalam jumlah besar di masa depan. -Profesor Hardiansyah menyimpulkan: -Tidak hanya industri makanan, produk yang mendukung kesehatan juga akan menjadi prioritas masyarakat, seperti bisnis masker dan kebersihan produk akan baik.

Leave A Comment