Bio Farma sedang menyusun rencana tanggap Co-19, ini tanggapan Menteri BUMN

2020-08-12

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, IWC-Menteri BUMN Eric Tohir meminta PT Bio Farma untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian / lembaga untuk mempromosikan Covid-19 Situasi menghadapi epidemi. -Erick mengatakan dalam kunjungan langsung ke laboratorium Bio Farma di Bandung pada hari Kamis: “Saya meminta Bio Farma untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan kementerian / lembaga lain untuk mempercepat proses perencanaan.” 21 / 2020) .

Sebagai perusahaan induk BUMN, Bio Farma telah merumuskan beberapa langkah penanggulangan untuk epidemi Covid-19.

Program-program ini termasuk produksi kit diagnostik reaksi rantai polimerase (RT-PCR) real-time, yang merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Evaluasi dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Nusantics. Ini adalah hasil kerja sama timbal balik dalam gerakan Indonesia.

Baca: Rumah Nuh Lelang Motor Jokowi Ngeprank Jokowi Bakal Sukses Posko Rumah Keluarga

Dalam produksi RT-PCR ini, tugas Bio Farma adalah memproduksi dan menguji RT kit-PCR, sekaligus Bandingkan dan uji dengan 10 laboratorium untuk menguji akurasi dan spesifisitas.

Baca: Operasi Ngeprank Nuh, Puluhan Pegawai Negeri Sipil Ditipu Pekerja Konstruksi. . .

“Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, baru saja meluncurkan RT-PCR pada tanggal 20 Mei 2020 dan telah disalurkan ke 31 laboratorium sesuai dengan rekomendasi BNPB.” Bio Farma Tuan Rahman Roestan, Direktur Operasi.

Baca: Virus 247 Batik Pramugari Ajukan Formulir Permohonan THR, Ini Respon Lion Air Group

Selanjutnya Peran Bio Farma Dukung Riset Plasma Restoratif, Bersama Rumah Sakit Pusat Tentara (RSPAD) Gatot Subroto ) Hasil kerjasama.

Plasma Konvalesen adalah pengobatan untuk pasien Covid-19 yang telah memasuki masa kritis.Metode ini untuk mengobati Covid-19 yang telah dinyatakan sebagai obat dan juga ibu

Misi Bio Farma adalah menerima plasma dari rumah sakit militer untuk pemeriksaan Tingkat antibodi terhadap virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19, sehingga sangat memungkinkan untuk dikirimkan ke penderita Covid-19.

Ketiga adalah membuat laboratorium bergerak sesuai dengan standar Biosafety Standard 3 (BSL 3) Secara peralatan, Bio Farma memiliki kemampuan untuk melaksanakan laboratorium keliling ini, dan hasilnya akan berguna bagi FK UNPAD atau LABKESDA untuk meningkatkan kemampuan pengujian masyarakat.

“Dalam pandemi seperti ini, laboratorium keliling BSL3 sebagai tanggap darurat merupakan bentuk tanggung jawab Bio Farma untuk menangani pandemi Covid-19 melalui tes swab PCR,” ujarnya.

Leave A Comment