Coronavirus dikatakan menular di udara, ini adalah respon dari Satuan Tugas Covid-19

2020-08-12

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Juru Bicara Manajemen Virus Corona Pemerintah Achmad Yurianto menanggapi informasi terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang mengakui bukti penularan virus corona di udara.

Menurut Yurianto, propagasi dapat terjadi melalui mikro-tetesan. Ketika membenarkan Kompas.com pada hari Rabu (8 Juli 2020), Yuri mengatakan: “Ini adalah setetes kecil.”

Menanggapi perkembangan ini, Yuri meminta masyarakat untuk memastikan bahwa perjanjian sanitasi Implementasi tidak dapat dinegosiasikan.

Menurut Yuri Anto, mengenakan topeng, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah hal utama. “Perjanjian kesehatan tidak bisa dinegosiasikan sama sekali. Pakai topeng dan cuci tanganmu. Pakailah topeng dengan benar.” Membaca: 239 ilmuwan di seluruh dunia mengklaim bahwa virus korona dapat terbang lebih dari 2 meter di udara selain itu, Yuri juga mengingatkan Orang-orang meningkatkan kewaspadaan mereka dan mobil KRL di ruang tertutup seperti kantor. — “Batasi jumlah penumpang (saat naik KRL) sampai kantor diganti masker baru,” kata Yurianto. Katanya, apakah asap rokok efektif untuk memakai topeng?

“Pertahankan sirkulasi udara di area tertutup dengan membuka pintu dan / atau jendela secara teratur.”

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia telah mengakui “bukti yang muncul”. Pada konferensi pers yang diadakan di Jenewa pada hari Selasa (7 Juli 2020), penyebaran virus korona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 melalui udara dianalisis – Konferensi Organisasi Kesehatan Dunia Covid-19 Petugas teknis populer, Maria Van Kerkhove (Maria Van Kerkhove) mengatakan bahwa WHO berbicara tentang kemungkinan penularan melalui udara dan aerosol (partikel virus mengambang di udara), suatu bentuk penularan dari Covid-19. .

Leave A Comment