Para ahli menjelaskan, Ramadhan diprediksi menjadi puncak penularan virus corona di Indonesia

2020-08-12

TRIBUNNEWS.COM-Upaya mengatasi penyebaran Coronavirus (Covid-19) di Indonesia masih berlangsung.

Misalnya, menerapkan kebijakan jarak sosial: Dorong orang untuk tinggal di rumah dan menyarankan untuk tidak pulang tahun ini.

Namun, upaya ini telah gagal mengurangi jumlah kasus positif dari virus korona.

Berdasarkan laporan www.covid-19.co.id, Senin (5/6/2020) sore, Indonesia memiliki 2.491 kasus positif virus corona.

Dari jumlah tersebut, 209 orang meninggal, dan 192 orang telah dinyatakan sembuh.

Situasi ini juga membuat banyak ahli khawatir tentang puncak pandemi virus korona.

Membaca: Anak-anak potensial adalah pembawa virus corona asimptomatik

Membaca: Serius resmi TPU Pondok Ranggon melawan rasa takut mengubur mayat pasien Covid-19

Universitas Indonesia (Sapa Indonesia Malam Kompas TV) ) Pembicara tamu, Minggu (4/5/2020) adalah Iwan Ariawan, seorang ahli epidemiologi di Universitas Indonesia. -Menurutnya, puncak virus korona di Indonesia paling mungkin terjadi pada bulan April. Kata Ivan.

Tapi, dia menjelaskan bahwa temuannya sangat penting, dan jika pemerintah melakukan intervensi dengan benar, Covid-19 bisa berubah.

Baca: Jepang menyatakan darurat nasional akan atasi Covid- 19. Apa deskripsi aplikasinya?

Leave A Comment