Didi Kempot memiliki riwayat asma, apakah penyakit ini benar-benar mengganggu pekerjaan jantung?

2020-08-13

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Guru Camprisari Didi Kempot meninggal dunia kemarin (5 Mei 2020) akibat gagal jantung di RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah.

Keluarga dan kerabat di sekitar Didi Kempot menyebutkan hal tersebut. Pelantun ‘Cidro’ itu memiliki riwayat asma, namun ia tidak pernah mengeluhkan penyakit apapun.

Sebelum Didi Kempot meninggal bersama adiknya Liliek Soebagyo, ia merasa harus diperiksa di rumah sakit karena sangat kesal dengan dadanya yang sesak. Mengatakan bahwa dia harus pergi ke rumah sakit dulu karena masalah dada. Saya di hotel dan dia pergi ke rumah sakit, “kata Lilik dalam pemberitaan terbaru di Kompas TV, Selasa (5/5/2020). — Bacaan: Saat ditanya tentang Ganjar drummer Ganden Didi Kempot, Saat Dory Harsa bernyanyi, suaranya bergetar dan mengucapkan Ambyar

Jadi, mengenai asma Didi Kempot apakah menyebabkan gagal jantung? -Dr. Siska Suridanda Dannya (JP) dari Harapan Kita, National Heart Center ( K) Penderita asma mungkin memiliki risiko obstruksi yang lebih kecil. Alasannya adalah asma pada dasarnya adalah penyakit alergi, yang dapat menyebabkan peningkatan penyakit kronis. Dr. Siska mengatakan kepada Tribunnews: “Dengan cara ini, asma adalah sesak napas. Juga dapat menutupi gejala sesak nafas akibat penyakit jantung, yang dapat menunda diagnosa. Com, Kamis (5 Mei 2020).

Namun risiko asma adalah penyebab jantung ini, dan risikonya lebih rendah dibandingkan penyakit seperti tekanan darah tinggi dan merokok yang dapat memperlambat fungsi pembuluh darah.

“Dibandingkan dengan faktor risiko tradisional (seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan merokok), peningkatan risikonya tidak cukup besar. Siska

Leave A Comment