Mahasiswi virus dijatuhi hukuman makan manusia, dokter mengungkapkan ancaman penyakit

2020-07-08

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tujuh puluh tujuh siswa dari tahun ke-77 Seminari Teologi Keibuan di Kabupaten Sika, NTT disiksa oleh teman-teman sekelas mereka

Mereka dipaksa untuk makan kotoran atau kotoran manusia oleh rekan mereka. Tuan rumah segera memasukkan kotoran ke mulut siswa.

Dokter Ahli Gizi. Magister Sains dan Mahasiswa Master SpGK Jovita Amelia menekankan bahwa kotoran manusia tidak boleh masuk ke dalam tubuh manusia.

“Limbah manusia tidak boleh dikonsumsi,” kata Dr. Giovita kepada Tribunnews.com, Rabu (26/2/2020).

Tinja adalah sumber tinja, dan tinja adalah sumber bakteri berbahaya, yang dapat digunakan sebagai sarana penularan penyakit.

Ketika kotoran manusia dikonsumsi karena masalah saluran pencernaan dan peradangan hati, ada banyak penyakit yang terancam. Dr. Giovetta berkata: “Ada banyak penyakit yang ditularkan melalui feses, termasuk diare, demam tifoid, kolera, polio, dan hepatitis.” Tentu saja, penyakit ini harus dirawat oleh staf medis sehingga tidak ada bahaya.

Dr Jovita berkata: “Jika Anda terinfeksi dengan saran, silakan kunjungi dokter.”

Menurut laporan dari Kompas.com, dua asisten memberi makan sampah buatan siswa sejak awal penemuan. Sebuah tas di lemari kosong asrama siswa dipenuhi dengan kotoran manusia.

Mitra memanggil siswa dan bertanya siapa yang menyimpan kotoran.

Karena tidak ada yang bertanya, asisten langsung mengambil Korea dan menyuap siswa di mulut.

Leave A Comment