Banyak orang tua khawatir anak-anak akan divaksinasi, IDAI mengatakan campak lebih berbahaya daripada Covid-19

2020-08-13

Laporan reporter Tribunnews.com Reza Deni-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meyakini campak lebih berbahaya daripada virus corona atau Covid-19.

Pernyataan IDAI kepada orang tua untuk menunda imunisasi pada anaknya karena khawatir akan terpapar virus corona di rumah sakit, empiema atau posyandu.

Baca: MPASI mana yang bisa dan tidak bisa dipanaskan? Ini komentar dokter- “Penyebaran dual epidemi akan sangat berbahaya. Kita pernah mengalami kejadian Covid-19 dan wabah yang bisa dicegah dengan vaksin,” ujar Pejabat Manajemen Pusat IDAI Hartono Gunardi, Humas dan Kesejahteraan. Dalam pertunjukan. BNPB, Senin (08/06/2020) .

Contoh campak paling sederhana. Dia berkata: “Kami takut dengan Covid-19, tetapi campak lebih berbahaya.” Ketika -19 batuk atau bersin, tetesannya sekitar dua meter. Jika campak bisa mencapai lebih dari enam meter. Jadi jangan lupa divaksinasi ya, ”kata Hartono.

Selain penyakit campak ada beberapa penyakit, termasuk yang dikatakan Harmono juga berbahaya, termasuk difteri, berbahaya bagi anak-anak .— – “Untuk menghilangkan bakteri difteri harus menggunakan serum. Serum belum ada di Indonesia dan harus diimpor dari negara lain. “

Baca: Kementerian Kesehatan telah menyerukan pengurangan drastis layanan vaksinasi selama pandemi Covid-19

Namun, Hartono tetap mengingatkan orang tua untuk memvaksinasi anaknya. Bawa ke Posyandu, Puskesmas atau institusi medis mana pun. Kata Hartono.

Leave A Comment