Penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor di Universitas Airlangga: Virus Corona menyebar luas pada pertengahan Mei, dan penyebarannya melemah pada awal Agustus

2020-08-14

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kasus pandemi virus Corona di Indonesia diperkirakan akan mencapai puncaknya pada pertengahan Mei 2020 lalu kemudian menurun.

Hari menggunakan model probabilitas untuk menguji pandemi korona. Hari menjelaskan puncak penularan virus Corona akan muncul pada pertengahan Mei lalu menurun. 5/2020) .

Baca: Menlu Retno: Pemerintah China Selidiki Kapal Penangkap Ikan yang Mempekerjakan ABK Indonesia

Ia mengatakan dengan menggunakan model penelitian probabilitas kumulatif, jika terjadi perubahan, prediksi memang memungkinkan Akan berubah. Meski hanya dua hari. — “Harry berkata:” Awalnya antara September dan akhir Juli atau awal Agustus. Baca: Luhart: Perekonomian Indonesia dengan Pertumbuhan Tercepat Ketiga di Asia – Berbeda dengan studi statistik UGM, Harriet memprediksi kasus Covid-19 akan mencapai puncaknya di antara 40.000 pasien positif. Penundaan hanya memakan waktu satu atau dua hari. Hasilnya akan berubah.

Baca: Sriwijaya Air akan kembali pada 13 Mei 2020, khusus untuk Air China.

Ia mengatakan penghitungan awal SUTD dapat memprediksi pandemi corona di Indonesia. Berakhir Juni, waktu update data terakhir ditunda hingga 4 Mei, sehingga ramalan berubah, konon pandemi di Indonesia tidak akan berakhir hingga September.

Leave A Comment