Serangkaian langkah sederhana mengatasi kecemasan dan stres sebelum berangkat kerja

2020-08-14

TRIBUNNEWS.COM – Wanita hamil pada tahap akhir pasti akan dapat bertemu dengan bayi mereka lebih dan lebih tidak sabar.

Sang ibu harus merasakan sukacita menyambut bayi.

– Tapi setelah itu, banyak wanita hamil juga merasa gugup dan cemas ketika mereka pergi bekerja.

Sebelum melahirkan, wanita hamil cenderung mengalami stres.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres wanita hamil dan risiko kelahiran prematur atau masalah kesehatan lainnya.

Salah satunya adalah studi oleh Universitas Princeton di Texas.

Studi ini menemukan bahwa bayi yang ibunya menderita stres memiliki risiko masalah kesehatan 60% lebih tinggi. Para peneliti menganalisis catatan kelahiran para ibu di Texas yang ditekankan oleh bencana alam antara tahun 1996 dan 2008.

Akibatnya, wanita hamil yang menderita bencana alam adalah 60% lebih mungkin untuk memiliki bayi.

Penelitian lain juga mengungkapkan efek berbahaya dari stres pada wanita hamil di akhir kehamilan.

Ditemukan dalam “Jurnal Reproduksi Manusia 2010” bahwa wanita hamil berisiko lebih tinggi melahirkan prematur pada trimester kedua dan kedua.

— Penelitian ini juga menemukan masalah kesehatan dan risiko kelahiran prematur karena meningkatnya stres pada bayi laki-laki.

Lanjutkan ke halaman berikutnya

Leave A Comment