Anak-anak yang alergi susu sebaiknya menjaga kekebalan selama pandemi, tidak menunda vaksinasi, dan terus rajin berjemur di bawah sinar matahari.

2020-08-16

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, anak-anak yang alergi susu semakin perlu menjaga kekebalan agar terhindar dari penyakit. — Konsultan alergi dan profesor imunologi masa kanak-kanak. Kata dr dr Kes, Budi Setiabudiawan, SpA (k) menjaga imunitas anak terhadap alergi agar tidak ketinggalan vaksinasi.

Vaksinasi tepat waktu dapat meningkatkan kekebalan anak untuk mencegah covid-19 dan penyakit lainnya.

“Jangan tunda vaksinasi, karena jika vaksinasi ditunda, akan ada wabah lain yang efektif mencegah vaksinasi. Profesor Budi, Senin (29/6/2020), Jaringan Pekan Alergi Lanjutan Seminar tersebut mengatakan: “Vaksinasi dapat digunakan untuk mencegah vaksinasi. “—Anak-anak yang alergi susu harus menghabiskan waktu di bawah sinar matahari, yang mengandung vitamin D.

Baca: Formula susu kedelai lengkap yang luar biasa dari kulit anak-anak yang alergi susu

Baca: Selama pandemi Covid- 19 Pentingnya mengimunisasi orang dewasa di pagi hari untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Sinar matahari yang mengandung vitamin D membantu meningkatkan ketahanan fisik anak dan mengurangi kemungkinan cedera pada anak- “Saat menyesuaikan kebiasaan baru, yang terpenting adalah membiarkan anak berjemur di depan rumah. Jangan tinggal di rumah karena anak tidak ada di rumah. Professor Budi

— Mendapat nutrisi lengkap dari sayur dan buah juga dapat membantu mencegah penyakit, dan karena anda alergi susu, mohon jangan berikan produk anak anda yang berbahan dasar susu atau turunannya. Karena susu bisa diganti dengan susu kedelai.

Di rumah, ajarkan saja anak Anda untuk berperilaku bersih dan sehat, seperti sering mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak membawa anak Anda ke tempat umum terlebih dahulu. Profesor Budi menyimpulkan: “Ajari anak untuk mencuci tangan. Banyak orang tua memakai masker dan scrub dengan sabun untuk menghindari keramaian. Banyak orang pergi ke mal untuk menghindari membawa anak mereka.”

Leave A Comment