Di Home Aja, mari kita mencegah Covid-19 dari penyebaran dan demam berdarah, mari kita menjadi monitor

2020-07-08

Tribunnews.com melaporkan bahwa reporter Jakarta Apfia Tioconny Billy-TRIBUNNEWS.COM, kasus demam berdarah dalam Pandemi Virus Jakarta-Corona (Covid-19) mengejutkan, mencapai 41.883 orang. – Penelitian oleh direktur Departemen Kesehatan, karya Siti Nadia Tarmizi tentang vektor penyakit menular dan pengendalian penyakit zoonosis, menunjukkan bahwa bahkan di rumah, demam berdarah dapat terjadi lagi karena tidak memberantas nyamuk (NHP).

Kemudian, karena semua kegiatan di rumah mencegah libido 19, nyamuk juga dapat berkembang biak di kantor sekolah yang kosong. “Mungkin di keluarga NHP tidak dieksekusi, sekolah, kantor masjid dan layanan ibadah setempat sekarang diam, karena penugasan (FMH) mungkin menjadi tempat di mana Siti Nadia mengatakan kepada Tribunnews.com , Rabu (15/4/2020).

Karena banyaknya kasus demam berdarah, langsung dari Laksamana Uruguay (Dirjen), orang Kementerian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achmad Yurianto, yang juga merupakan pemerintah pemerintahan Co-19 berbicara Dia juga berargumen, “Ketika dia di rumah, dia juga memainkan peran jumantik di rumah,” kata Yuri dalam sebuah pertemuan online dengan Gedung Komite Kesembilan, Selasa (14/5/2020)

Kami berharap untuk menghindari peningkatan kasus demam berdarah dengan menghapus level air di rumah yang dapat membiakkan larva nyamuk, terutama jumlah anak-anak dengan demam berdarah tidak akan meningkat. “Liburan sekolah dapat mengurangi kasus demam berdarah di antara anak-anak yang dikelola dengan baik dalam keluarga,” Kata Yuri.- Demam berdarah adalah penyakit yang terjadi di Indonesia setiap tahun.Penyakit ini disebabkan oleh perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di tempat lembab- Larva nyamuk demam berdarah tidak hanya dapat berkembang dalam ember, tetapi juga dalam botol bekas , Kolam ban lama dan bahkan pakaian tua menumpuk.

Leave A Comment