Usia yang tepat untuk mengenalkan identitas gender pada anak

2020-08-17

Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Identitas gender dapat diperkenalkan sejak usia dini sehingga anak-anak dapat memahami peran dan tanggung jawab mereka.

Dr. Eva Devita Harmoniati, Kelompok Kerja Perlindungan Anak IDAI menjelaskan bahwa identitas gender dapat diperkenalkan pada usia 15-18 bulan.

Pada usia 15-18 bulan, anak sudah bisa memahami bahasa orang tuanya, misalnya jika anak memiliki alat kelamin, bisa juga dipahami dengan cara mengenalkan anggota badan. 15-18 bulan, tetapi ketika memperkenalkan tungkai anak, ceritakan tentang vagina atau penis mereka, “kata Dr. Eva saat tinggal bersama IDAI, Selasa (28/7/2020). Dari dua anak tersebut, anak tersebut Kita biasanya mulai ingin tahu tentang perbedaan antara pria dan wanita sehingga orang tua dapat menjelaskan perbedaannya. Dengan memasuki usia sekolah, anak-anak tentu saja dapat memahami organ intim pria dan wanita yang mengalami perubahan seperti perkembangan payudara sehingga mereka dapat menyusui anak-anak mereka di masa depan.

“Perkenalkan mengapa wanita memakai rok, mengapa mereka memakai rok, dan mengapa pria memakai celana dalam bahasa biasa. Dr. Eva menuturkan, mainan juga dibagi menjadi mainan laki-laki dan perempuan. Dengan memperkenalkan identitas gender terpenting, anak dapat melindungi organ pribadinya. Beberapa orang ingin melakukan sesuatu yang salah dengan menyentuh organ dalamnya.

“Mereka bisa melindungi organnya. Jika ada yang ingin berbuat salah dan ingin menyentuh organnya bisa dikatakan tidak, karena itu kehidupan pribadinya”, pungkas Dr. Eva.

Leave A Comment