DPR mendukung peran positif BPOM dalam fase pandemi Covid-19

2020-08-17

Laporan reporter Sanus Tribunnews.com-Jakarta TRIBUNNEWS.COM.

BPOM menyederhanakan proses registrasi obat-obatan, obat-obatan, produk biologis (PB) dan lisensi penjualan dan distribusi makanan.

Mempercepat distribusi otorisasi penjualan dalam kerangka sistem otorisasi penggunaan darurat (EUA), sambil mempertimbangkan risiko dan manfaat, dan mempertimbangkan apakah akan menemukan data baru. BPOM juga melakukan uji klinis pada obat Covid-19 untuk pertama kalinya, termasuk obat yang diproduksi di rumah dan di luar negeri seperti Avigan.

“DPR mendukung peran positif BPOM selama pandemi Covid-19. Kami berharap BPOM akan menemani semua obat. Anggota Komite IX Saleh Partaonan Daulay (IX Saleh Partaonan Daulay) Jakarta berkata (18/5/2020) .

Membaca: Pelajaran dari pandemi Corona di mata Natasha Rizki: Bisakah peran istri dan ibu dimanfaatkan sepenuhnya dalam 24 jam – Salih berkata, Partai Demokrat juga meminta pemerintah untuk melakukan penelitian tentang obat-obatan dan vaksin yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan daya tahan selama penyebaran pandemi Covid-19.

Baca: Banyak perusahaan milik negara mulai mengadopsi situasi normal yang baru

“Kami Kami berusaha semaksimal mungkin agar Universitas Balitbankes di Indonesia menemukan vaksin dan obat-obatan yang diperlukan. Selain itu, ia juga mengatakan: “Banyak karyawan kami yang melakukan hal tersebut. Dalam hal percepatan perizinan dan peredaran obat dan jamu, hal ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan masyarakat saat terjadi pandemi Covid-19. Base

” Pokja mengapresiasi upaya BPOM mempercepat perizinan dan peredaran obat dan jamu, karena ini langkah penting untuk meningkatkan kekebalan manusia dan memungkinkan masyarakat untuk melawan Covid-19, ‚ÄĚkata Duny.

Leave A Comment