Mengapa Indonesia memilih vaksin Covid-19 dari China? Direktur PT Bio Farma menjelaskan

2020-08-18

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Indonesia memilih vaksin dari perusahaan China Sinovac, meskipun banyak negara lain telah melakukan penelitian yang sama untuk mengobati Covid-19.

Direktur PT Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan alasannya. Menurutnya, vaksin Sinovac dipilih karena perkembangannya yang cepat. Honesti menjelaskan, semua vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia akan menjalani uji praklinik, uji klinis fase 1, fase 2, dan fase 3, kemudian mendapatkan izin edar dari masing-masing obat dari badan pengawas. negara.

Menurutnya, saat ini, perusahaan vaksin global rata-rata hanya mencapai uji klinis praklinis atau fase 1. Namun, Sinovac telah menyelesaikan uji klinis fase 2. — Baca: Reisa Broto Asmoro mengucapkan selamat tinggal kepada Satuan Tugas Covid-19 dan mengungkapkan sosok Achmad Yurianto yang hilang

“Vaksin Sinovac adalah salah satu vaksin yang paling cepat berkembang dan sekarang telah menyelesaikan uji klinis fase 2. Dan akan melanjutkan uji klinis Fase 3, “kata Honesti kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2020).

Di sisi lain, Honesti mencontohkan Indonesia juga perlu mendapatkan pasokan vaksin dengan cepat .

Pasalnya, saat ini ribuan orang harus meninggalkan rumah untuk mencari nafkah setiap hari, dan mereka sangat mungkin terjangkit virus corona. . Awal 2021, Menteri BUMN minta masyarakat patuhi kesepakatan sanitasi-Baca: Jokowi minta selesainya penelitian vaksin Covid-19 dalam waktu 3 bulan. Mustahil: – “Kita perlu segera dapatkan vaksin karena ini Kesempatan terbaik untuk kembali normal, “katanya. Pengembangan vaksin ac sedang berjalan dengan cepat, dan Honesti memastikan bahwa proses dan langkah-langkahnya telah selesai. -Hasil praklinis dari uji vaksin Sinovac pada hewan memenuhi persyaratan dan dipublikasikan di jurnal Science.

Leave A Comment