Perhatikan perubahan pada anak Anda selama pandemi, jika banyak diam, ini adalah gejala kesehatan mental yang terganggu.

2020-08-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Masalah psikologis saat pandemi Covid-19 tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak.

Selain faktor dewasa, anak-anak masih sangat tertekan karena saat ini mereka sedang bertemu dengan teman dan teman. Kerabat.

Psikolog Master of Arts UNICEF Ali Aulia Ramly (Ali Aulia Ramly) mengatakan bahwa anak juga bisa merasakan tekanan dari orang tuanya dan membuat anak merasa tertekan. Ketika anak-anak mengkhawatirkan keadaan keuangan orang tuanya, tekanan ekonomi orang dewasa dapat mempengaruhi anak-anak. Jika anak pernah mengalami gangguan pertama, ia mungkin mengenali perubahan perilaku, yaitu anak menjadi lebih pendiam dan kontemplatif.

Bahkan jika mereka biasanya sangat aktif, mereka akan menjadi pendiam dan perhatian, jika tidak, anak yang aktif akan menjadi lebih pendiam. — Baca: Rahasia M Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19 — Baca: Tentang Kalung Virus Corona, Menkes Terawan: Jika Psikolog Yakin Imunitas Akan Meningkat

Di antara anak-anak pengganggu, selama mereka diingatkan, emosi mereka akan meledak dan mereka mudah marah.

“Mudah marah termasuk gejalanya, jadi sedikit diingatkan, anak akan sangat marah atau mudah tersinggung, sangat sensitif,” kata Ali. … Pada saat ini anak harus tertidur, walaupun makanan yang menjadi makanan kesukaan anak, nafsu makan akan berkurang. … Akhirnya, anak itu mudah sakit, artinya merasa sakit. Sekalipun tidak ada anggota keluarga yang sakit, itu bukan gejala.

“Misalnya tidak ada yang flu, dia sendiri yang flu, dan makanannya enak tentunya, tapi anak perlu diare, kata Ali.

Cara mengatasi masalah ini adalah dengan lebih memperhatikan anak dan tetap tenang. Bantu kendalikan stres anak dan ajak mereka untuk melakukan tindakan positif .- “Ajak anak untuk bertindak dengan cara yang positif, termasuk memuji diri sendiri, bersyukur, mengungkapkan rasa syukur atas apa yang telah dicapai dan melaksanakan perilaku positif tersebut,” tutup Ali .

Leave A Comment