Identifikasi preeklampsia yang hanya terjadi selama kehamilan

2020-08-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kondisi ini hanya terjadi pada masa kehamilan dan disebut dengan pre-eklamsia.

Setiap wanita hamil memiliki risiko 5% sampai 10% pre-eklampsia.

Membaca: Dinyatakan sebagai wanita hamil reaktif, keluarga pria NTT hanya memerlukan pemeriksaan ulang untuk kondisi ini

penyakitnya Fitur utama OG hipertensi adalah 140/90 ketika tekanan darah tertinggi diperiksa dua kali.

Ahli kebidanan dan kebidanan Dr. Alexander Mukti mengatakan bahwa preeklampsia biasanya terjadi antara lima dan tiga bulan setelah melahirkan. Alexander mengatakan dalam webinar dengan Eka Hospital Hospital, Senin (15/6/2020): “Terjadinya preeklamsia merupakan faktor pertama yang disebabkan oleh kelainan plasenta pada bayi, seperti pembentukan atau implantasi plasenta .– – “Banyak penelitian yang masih terus dilakukan, namun kami percaya hal itu karena terdapat kelainan pada plasenta, terutama pada saat ‘implantasi atau terjadinya gangguan implantasi yang menimbulkan resiko kehamilan bagi ibu hamil,” kata dr Alexander.

Selanjutnya sang ibu hamil Penyakit yang sebelumnya dirasakan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kelebihan berat badan, kemungkinan besar akan menyebabkan pre-eklamsia selama kehamilan. Dr. Alexander mengatakan: “Wanita hamil dengan diabetes atau ibu obesitas berisiko mengalami pre-eklamsia. -Preeklamsia dapat membuat ibu merasa sesak, pusing, terutama dahi, mual, bahkan nyeri ulu hati. — Resiko preeklamsia bisa disembuhkan dengan pertolongan medis, namun resiko lain yaitu bayi harus segera dilahirkan, hal yang paling berbahaya bisa berujung pada kematian.

Baca: Asmirandah Akhirnya Hamil Anak Pertama Setelah 7 Tahun Menikah dengan Jonas Rivanno-Alexander Bilang: “Kalau Preeklamsia Berat Nanti Kejang, Bahasa Medis Jadi Pilihan Preeklamsia, Iya Kita Harus Secepatnya Keluarkan bayi. ”Jumlah wanita hamil yang meninggal, atau sekitar 70 hingga 80.000 wanita hamil meninggal setiap tahun, mengakibatkan 500.000 kematian bayi setiap tahun. Dr Alexandre menyimpulkan.

Leave A Comment