Jumlah penderita DBD terus berfluktuasi hingga mencapai total 45.266

2020-08-21

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Jumlah penderita DBD di Indonesia masih berfluktuasi sekitar akhir April 2020. Siti Nadia dari Tribunnews mengatakan, jumlah kasus per hari selalu melebihi 50 per hari.

“Kalau melihat daily chart kasus masih fluktuatif, dan kenaikan harian selalu lebih dari 50 kasus.” .Com, Rabu (22/4/2020) .

Per April 2020 Berdasarkan data tanggal 21, jumlah penderita DBD mencapai 45.266, dengan angka kematian 297. — Baca: Konsultasi RAMADAN, Imsyak, Takut Ketepatan Waktu, Bisakah Sahur Tidur? Apa hukumnya

Bacaan: Achmad Yurianto: Tidak Tertular Virus Corona dan Demam Berdarah bersamaan

Kasus tertinggi terjadi di Jawa Barat 6.337 kasus, NTT 4.679 kasus dan Lampung 4.074 kasus, Jawa Timur 3.622 kasus, dan DKI 2.288 kasus di Jakarta.

Sebelumnya, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan karena demam berdarah belum diberantas, maka bisa saja terkena demam berdarah di rumah. Nyamuk (PSN).

Selanjutnya, nyamuk juga dapat berkembang biak di sekolah yang kosong karena semua aktivitas dilakukan di rumah untuk menghindari Covid-19.

“Bisa jadi baik PSN PSN maupun kedua sekolah tersebut tidak memberikan pelayanan di rumah. Mushola dan kantor tempat ibadah sekarang sudah sepi, karena bekerja di rumah (FMH) bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk. Kata Siti Nadia.

Leave A Comment