Selama pandemi Covid-19, kepatuhan terhadap pengobatan diperlukan untuk menjaga kekebalan terhadap ODHIV

2020-08-22

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Direktur Pelayanan Komprehensif HIV Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Teguh Harjono Karjadi dari SdPd KAI menjelaskan, imunitas dibutuhkan selama pandemi Covid-19. Teguh menyerukan ketenangan, karena kaitan antara Covid-19 dan ODHA belum sepenuhnya terbukti. Teguh mengatakan pada webinar “Immune Health Lecture” pada Selasa (5/12/2020). Teguh sangat menderita karena ODHA, sehingga karena kesehatannya yang semakin memburuk, ia membutuhkan lebih banyak kesadaran. Degu.

Dr. Teguh juga mengenang bahwa saat ini menurut rujukan Badan Kesehatan Dunia, ODHA sudah diundang untuk minum obat secara rutin dan tepat waktu, dan tingkat kepatuhannya sudah mencapai 95%. Kepatuhan obat, misalnya minum 60 jenis obat, lama waktu mengkonsumsi 55 jenis obat, tingkat kepatuhannya sudah mencapai 95%.

“Jika kita ingin virus terinfeksi dengan benar, kita harus meminum 95% dari semua obat pada waktunya agar virus tidak terdeteksi,” kata dokter tersebut. Teguh .

Jadi jangan lupa hidup bersih, minimal harus punya stok obat satu bulan dan pastikan sudah mendapatkan vaksin flu dan pneumonia. PDPAI) Profesor Dr. Sansuridjal Djauzi SpPD, KAI, pembawa HIV dilarang merokok, minum alkohol dan menghindari stres.

“Fakta membuktikan bahwa beberapa faktor psikologis juga dapat mempengaruhi kita. Jika kita masih sedih, depresi juga akan membuat kita kenyang.” Jika kita hidup dengan optimis, kita harus bahagia, mencari kepuasan dalam membantu orang lain, dan tidak mempertimbangkan kesulitan. “Dr. Jajoz menyimpulkan.

Leave A Comment