Hubungan intim dengan ibu dan bayi akan membantu hormon oksitosin untuk memproduksi ASI

2020-08-25

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-berkaitan dengan bayi prematur, bayi yang mengalami kesulitan bernapas, bayi yang membutuhkan pembedahan dan bayi lain yang membutuhkan perawatan khusus.

Dalam kasus bayi yang membutuhkan perawatan. Untuk perlakuan khusus seperti ini, ibu dan anak harus mendapat perlakuan khusus. Dr. Kebon Jeruk, Kepala Rumah Sakit NICU Siloam, mengatakan: “Dalam sebuah kamar, orang tua dapat tinggal di rumah dan memantau pertumbuhan bayinya, dan ibu akan terus memberikan ASI eksklusif.” Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A (K) dalam Memorial World Dalam pembahasan Pekan Menyusui, sebenarnya digelar Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk (SHKJ) pada Jumat (7/8/2020). Hubungan erat antara orang tua dan bayi dipercaya dapat membantu oksitosin untuk mengeluarkan ASI, sehingga ikatan antara ibu dan anak menjadi lebih kuat. Dan sekitar 30% daerah pedesaan.

Baca: Cucu Keempat Presiden Jokowi Lahir Bersamaan dengan Pekan Menyusui Internasional – Naomi mengenang, meski menyusui merupakan proses alami, ibu membutuhkan dukungan bayi-bayi tersebut untuk mendukung orang-orang di sekitarnya, seperti Suaminya, keluarga, petugas kesehatan yang membantu persalinan, termasuk tempat kerja ibunya.

Dr Naomi menambahkan bahwa orang tua bayi akan sangat terlibat dalam perawatan secara keseluruhan. Dia berkata: “Keluarga adalah tim perawatan dan harus berpartisipasi secara aktif dalam dan mendiskusikan masalah bayi mereka.”

Manfaat menyusui itu beragam, dari mencegah obesitas pada anak hingga menjalin kontak dengan ibu dan anak, dan kemudian Bersama dengan tulang bayi, malnutrisi bisa dicegah.

Selain itu, menyusui bayi dapat memperkuat sistem kekebalannya.

Baca: Pasangan Jo Jung Suk dan Gummy Welcome Melahirkan Anak Pertama Mereka — “Selama pandemi COVID -19, ASI juga berperan penting dalam memperkuat kekebalan. Memang, ASI anti infeksi Ciri-cirinya, efektif bisa membentuk sistem pertahanan alamiah tubuh, ”ujarnya. -Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ASI merupakan sumber nutrisi dan energi penting bagi bayi usia 6 hingga 24 bulan.

ASI dapat memenuhi lebih dari setengah kebutuhan energi anak usia 6 sampai 12 bulan dan sepertiga dari kebutuhan energi anak usia 12 sampai 24 bulan.

Leave A Comment