Dalam 42 menit, komunitas memburu 72.000 hand sanitizer Antis di Tokopedia

2020-08-25

TRIBUNNEWS.COM-Kasus COVID-19 yang terus meningkat di Indonesia terus meningkat sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Perhatian yang besar ini membuat masker wajah, pembersih tangan, dan beberapa obat imun menjadi langka. Untuk masker saja harganya bisa naik 10 kali lipat.

Untuk hand sanitizer harganya sudah mencapai 4 sampai 5 kali lipat. Organisasi terpercaya seperti WHO dan badan kesehatan lainnya juga merekomendasikan cuci tangan atau penggunaan hand sanitizer dengan kandungan alkohol lebih dari 70%. Hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan hand sanitizer.

Permintaan yang tinggi dari masyarakat ini memaksa Antis berusaha memasok sebanyak mungkin produk. Setelah sejumlah besar stok kosong di berbagai supermarket mencapai toko serba ada, Antis mencoba meningkatkan output hingga lebih dari 10 kali lipat output normal. Antis juga berkomitmen untuk terus menjual dengan harga reguler agar konsumen tetap bisa menggunakan Antis tanpa harus membayar harga gaming.

Bagaimana dengan keberadaan pembeli grosir atau stockist yang memanfaatkan kepanikan produk ini? Bekerja sama dengan mitra e-commerce, toko resmi Antis akan menagih produk di toko e-commerce resmi Enesis setiap pukul 12. Hal ini juga diimbangi dengan batasan produk, setiap akun e-commerce hanya bisa membeli maksimal 2 produk per hari.

Tentunya hal ini dilakukan untuk menjaga persediaan produk, agar produk yang dibeli tidak dalam jumlah banyak dan memenuhi kebutuhannya. Seluruh komunitas. Selain itu, tim Antis internal juga melakukan pemindaian e-commerce untuk memeriksa harga yang tidak biasa atau barang yang tampak mencurigakan. Ketika kejadian seperti itu terjadi, semua pihak dalam Antis akan segera melapor kepada perusahaan e-commerce terkait agar mereka dapat segera mengambil tindakan tindak lanjut.

Menjaga stabilitas harga dan pemerataan permintaan end-user memang strategi yang diterapkan Antis. .

Animo untuk Antis Hand disinfektan ini sangat tinggi. Direktur Penjualan dan Pemasaran Enesis Group Ryan Tirta Yudhistira mengatakan dalam waktu kurang dari setengah hari setelah penuh, hampir 10.000 produk Antis terjual di toko-toko resmi berbagai perusahaan e-commerce setiap harinya. Terima kasih untuk setiap mitra e-commerce yang bersatu. Tidak hanya di e-commerce, Antis juga mengajak followers di Instagram (@siantikuman) untuk membuka pengumuman Antis agar tidak ketinggalan informasi pembelian produk.

Berbagai bentuk kerjasama Antis dan e-commerce membantu pendistribusian produk. Tegar Baskoro, Product Manager Antis Group, mulai menambah Antis ke Tokopedia pada jam 8 pagi hari ini tanggal 23 Maret. Karena toko resminya, kita bisa membatasi Setiap pembelian pengguna dan jaminan bahwa harga yang diterima konsumen adalah harga normal, sehingga Tokopedia menjual 72.000 jenis produk Antis dalam waktu 42 menit, semoga sesuai untuk anti konsumen yang sangat membutuhkannya. Hal ini menunjukkan bahwa Antis memiliki kepercayaan diri yang tinggi sebagai brand hand sanitizer yang didedikasikan untuk memerangi virus dan bakteri. Sanitizer Antis sepanjang acara bisa mendapatkan produk perawatan kesehatan dan rumah tangga yang lengkap tanpa harus keluar rumah. Hal ini sejalan dengan imbauan kami kepada publik #DiRumahAjaDulu untuk bersama-sama menekan penyebaran COVID-19.

Antis melakukan semua upaya tersebut untuk terus melindungi konsumen setia Antis dari penyebaran virus Corona. Yang terpenting, kebiasaan menjaga kebersihan tangan dalam setiap aktivitas perlu ditingkatkan.

Leave A Comment