Anak malas yang mengunyah tulang rahang bisa berbahaya

2020-10-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM, Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Anak yang kesulitan makan seringkali membuat orang tuanya pusing, apalagi jika tidak ingin makan makanan siap saji. Anak-anak di atas dua tahun menginginkan makanan lunak karena kemalasan.

Ahli pengobatan dan rehabilitasi fisik, PhD. Roy Dwi Indra Sp.KFR menuturkan, anak usia dua tahun harus terbiasa menelan makanan keras seperti nasi.

“Jika anak adalah anak usia enam tahun, maka akan dikonsumsi mulai usia enam tahun dan teksturnya akan terus meningkat. Dr. Roy mengatakan dalam webinar yang digelar bersama Eka Hospital, Senin (6/7/2020): “Aku akan menelan nasi. Roy menjelaskan bahwa jika seorang anak tidak mau menelan dan menggigit makanan, apalagi setelah berumur dua tahun, dapat menyebabkan masalah pada rahang.

Alasannya adalah rahang anak tersebut bergerak naik turun saat mengunyah makanan. Dr. Roy Mengatakan: “Rahang bawah dapat meningkatkan kualitas rahang bawah. “Makan itu penting. Gerakan rahang atas dan bawah serta otot pipi, lidah, dan rahang semuanya diperlukan. “Dagu yang kuat juga dapat meningkatkan kualitas bicara anak-anak, karena otot-otot di mulut yang kuat, memungkinkan mereka untuk berbicara lebih lancar.

” Malas mengunyah bisa jadi berbahaya di kemudian hari karena itu penting dan penting untuk berbicara. Tumbuh dewasa, “kata dr Roy.

Jika malas makan dan masalah mengunyah terus terjadi, sebaiknya konsultasikan juga karena orang khawatir iritasi makanan akan menimbulkan masalah. Dr. Roy berkata:” Karena meleleh Anda harus mengamati kembali penyebabnya, temui dokter terlebih dahulu. “

Leave A Comment