Alergi pediatrik mungkin disebabkan oleh genetika, berikut penjelasan pakar

2020-10-19

Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Alergi anak bisa jadi disebabkan oleh faktor lingkungan. Misalnya karena debu atau cuaca buruk. Namun, ada juga faktor genetik atau genetik.

Dokter anak. Frida Handayani, Sp. (A) k menjelaskan jika kedua orang tua memiliki gejala alergi yang sama, seperti bersin setiap bangun tidur, maka 60% anak akan alergi. .

“Jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi yang sama dengan gejala klinis, maka risiko alergi anak adalah 60% hingga 80%,” masyarakat genetiknya lebih baik, “kata Dr. Frieda di kediamannya (Nutri Club), Selasa (30). / 6/2020) .

Jika orang tua memiliki reaksi alergi, tetapi gejala klinisnya berbeda, anak kecil kemungkinannya memiliki alergi. Jika kulitnya alergi, berubah menjadi merah, maka 40% hingga 60% anak yang lahir alergi , “Kata Dr. Frida.

Baca: Ini adalah pilihan nutrisi untuk anak yang alergi susu

jika hanya ayah dan ibunya yang memiliki riwayat alergi maka resiko alergi anak hanya 20% sampai 30%.

Selama periode waktu ini, jika orang tua dan saudara kandung tidak memiliki alergi, kemungkinan anak lahir dengan alergi hanya 15% hingga 20%.

Baca: Anak alergi susu, tetap kebal saat pandemi, jangan tunda vaksinasi, rajin dibawah sinar matahari

“Jika tidak ada anggota keluarga yang alergi, dr Frida mengatakan: Itu hanya akan berkurang 15% menjadi 20%. “-Selain bersin dan gatal, alergi juga bisa menimbulkan gejala lain, seperti gatal-gatal, eksim, dan sesak napas. Apakah menimbulkan reaksi alergi? Ini mual, dispnea.

Leave A Comment