Menteri Kesehatan Terawan merasa terhina, Indonesia tidak dapat mendeteksi virus Corona

2020-07-09

TRIBUNNEWS.COM-Sejak virus korona pecah di Wuhan, Cina, pada Januari 2020, Indonesia telah menjadi salah satu negara yang belum terinfeksi penyakit ini.

Beberapa pasien diduga terinfeksi penyakit ini virus 2019-nCoV (new coronavirus), tetapi semua hasilnya negatif. – Sebanyak 238 warga negara Indonesia juga dievakuasi dari Provinsi Hubei. -Semua warga negara Indonesia terisolasi dan saksi di Natuna masih dalam keadaan sehat. — Sebuah pernyataan dari Marc Lipsitch, seorang ahli epidemiologi di Sekolah Chen Universitas Harvard, menunjukkan bahwa virus corona sebenarnya telah beredar di Indonesia tetapi belum ditemukan.

Ini akan menciptakan epidemi yang lebih besar dengan potensi virus. — Pernyataan itu dikutip di Kompas.com, tetapi Menteri Kesehatan (Tenwan) Terawan Agus Putranto menolak pernyataan itu.

Terawan tidak menerima pernyataan bahwa jika virus korona tidak dapat dideteksi di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak peralatan yang memenuhi syarat untuk mendeteksi coronavirus.

“Ini disebut penghinaan, peralatan kami kemarin diperbaiki oleh Kedutaan Besar AS.” — “Kami menggunakan toolkit AS,” Terawan berada di Kebon, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2020) Kata Sirih setelah pertemuan di kantor TNP2K.

Leave A Comment