Wanita hamil Jambi meninggal setelah melahirkan karena dua rumah sakit menolak melahirkan

2020-10-20

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI-S, seorang ibu hamil di Kecamatan Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, harus meninggal dunia setelah ditolak dua rumah sakit saat hendak melahirkan. Penolakan rumah sakit tersebut terjadi pada Selasa (16/6/2020) lalu dan membuat heboh warga Muaro Jambi.

Informasi yang dihimpun tribunjambi.com menceritakan kepada bidan yang merawat korban, namun ditolak pihak RSUD Abdul Manap dan RS Baiturahim, S dibawa ke Ernis, bidan tersebut. -Ernis, seorang bidan, menjalankan sebuah klinik di Perumahan Bougenvil.

Karena S kehabisan nafas, bidan Ernis menasihati keluarganya untuk segera membawanya ke rumah sakit. Karena saya tidak punya oksigen, saya sarankan bawa S ke RSUD Abdul Manap. S dan keluarganya mampir ke sini, ”ujar bidan Ernis, Kamis (18/6/2020) sore.

S dibawa ke RSUD Abdul Manap. Sesampai di RSUD Abdul Manap, S ditolak pihak RS. -Baca : Kakek Kebumen tiba-tiba kena epilepsi lalu meninggal saat berpacaran dengan wanita

Terkait kabar ini, Kepala RSUD Abdul Manap Rudi Pardede membantahnya. Semua peralatan Abdul telah digunakan di RSUD Manap, dan pihaknya menyarankan agar S dibawa pergi. Di RSUD Raden Mattaher, polisi sudah lama mengincar- “Di Abdul Manap semuanya penuh. . Kami menganjurkan agar Anda pergi ke rumah sakit distrik di Raden Mattaher. Ini belum ditolak, ”jelas Abdul seusai konfirmasi melalui telepon genggamnya, Jumat (18/6/2020).

Namun sebenarnya pihak keluarga membawa S ke RSUD Baiturrahim. Ia sampai di RS II Baiturrahim. Sebuah rumah sakit, S menolak lagi.

Leave A Comment