Pesan dari Dr. Handoko Gunawan: Staf medis tidak takut merawat pasien dengan korona

2020-07-09

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dia berusia 80 tahun. Namun, antusiasme Dr. Handoko Gunawan untuk membantu mengobati pasien Covid-19 tidak berkurang. Sampai kelelahan memaksanya untuk tinggal di rumah sakit. Pada Senin (23/3/2020), Dr. Handoko Gunawan mengatakan kepada jaringan forum: “Saya tidak menerima wawancara.” Dia meminta agar wawancara dilakukan melalui SMS.

Ketika menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan), sebelah timur Jakarta, Dr. Handoko Gunawan masih mendorong staf medis yang berada di garis depan dalam merawat pasien Covid-19. –Dr. Handoko Gunawan ingin mengirim pesan kepada semua tenaga medis di Indonesia. Dr. Handoko berkata: “Takut, tapi jangan abaikan keselamatan dan kesehatan selama pelayanan.” “Tenaga medis tidak takut.” Biaya perawatan mengurangi anggaran – Dr Handoko menyarankan petugas layanan kesehatan untuk berhati-hati karena Corona Covid-19 coronavirus mudah disebarkan melalui udara – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa coronavirus kemungkinan akan menyebarkan transportasi udara karena coronavirus Atau penularan virus melalui udara dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di New England Journal of Medicine, Rabu (18/3/2020), para peneliti menemukan bahwa coronavirus SARS-CoV-2 melewati ketika batuk atau bersin. Busa hilang dan tetap stabil di aerosol selama 3 jam.

Baca: Bill Gates: Coronavirus patogen yang telah ada selama seabad

“Tapi hati-hati, virus ini sangat baik menyebar di udara selama 8 jam, di Ada sedikit propagasi pada 120 nm, “kata Dr. Handoko. .

Karena tenaga medis harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), ini sangat penting. Terutama dalam pengobatan pasien Covid-19 positif. Handoko mengatakan bahwa staf medis harus menggunakan bauk untuk menjaga nutrisi mereka.

“Saling melengkapi. Nutrisi baik, tetapi gaji staf medis bisa menjadi nutrisi yang sangat baik. Ingatlah Allah Tawakal,” kata Dr. Handoko.

Sosok Dr. Handoko telah banyak dibahas di media sosial. Dia adalah spesialis paru di Rumah Sakit Graha Kedoya di Jakarta Barat.

Banyak warga memuji dia atas upayanya untuk merawat pasien positif COVID-19 di negara itu meskipun sudah tua. Sejauh ini, RSUP telah melakukan perawatan mendalam terhadap Dr. Handoko. Kondisinya semakin membaik. “Tidak buruk,” kata Dr. Handoko.

Leave A Comment