Selama pandemi, berikut adalah saran ahli untuk pasien asma

2020-10-22

Apfia Tioconny Billy, reporter Tribunnews.com-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Asma disebabkan oleh saluran udara yang sempit.

Beberapa contoh asma termasuk pilek, debu, makanan dan benda. -Produk yang menarik debu, seperti karpet dan selimut tebal.

Dokter ahli klinis di Rumah Sakit Pers Friendship. Heidy Agustin Sp.P (K) mengingatkan para penderita asma saat pandemi Covid-19 menjauhi hal-hal yang menjadi penyebab asma.

Baca: Disinfektan berbahaya bagi penderita asma dan alergi. Inilah yang terjadi bila terpapar pada wajah

“Jika tidak ada pemicunya, pernafasan akan normal, dan aktivitas akan normal Ada trigger pointnya, jalan nafasnya sempit, menyebabkan sesak nafas dan mengi. ‚ÄĚHeidy disiarkan langsung di radio kesehatan, Selasa (30/6/2020). Sekalipun pandemi Covid-19 terjadi, penderita asma harus bekerja keras untuk memeriksakan diri ke dokter dan mematuhi pengobatan agar kondisi pernapasannya tetap stabil.

Baca: Karenanya, bagian program pencegahan Covid-19 ini ternyata membuktikan bahwa penggunaan masker bagi penderita asma berbahaya. Jika tidak meminum obat ini, akan sangat berbahaya sehingga asma tidak akan kambuh lagi. Heidy .

Baca: Cara menghilangkan sesak nafas secara alami tanpa obat

Saat keluar darurat atau ke rumah sakit, pastikan memakai masker, jaga jarak dan tetap aman. Cuci tangan Anda secara teratur.

Bagi penderita asma, jika asma muncul kembali sebagai obat hirup, ingatlah untuk membawa obat darurat sebagai obat darurat. — “” Selama perjalanan, penderita asma selalu harus minum obat dan harus segera minum obat dengan Anda. Pasien asma sudah memiliki inhaler. “Hei

Leave A Comment