Pada Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020, sangat penting untuk melaporkan efek samping obat

2020-10-24

Reporter Tribunnews.com Jakarta Reporter Triaunnews.com Rina Ayu (Rina Ayu) -Untuk pasien termasuk pasien kanker, penting untuk secara proaktif menginformasikan obat-obatan yang mereka terima dan melaporkan apakah mereka merasakan efek samping. –Peringati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020 pada 17 September. -Aru Wisaksono Sudoyo, Ketua Yayasan Kanker Indonesia / Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Dr. Dr. FACP KHOM SpPD, mengatakan keberhasilan pengobatan harus dibarengi dengan keselamatan pasien dan tenaga medisnya. Ia menerima diskusi virtual pada Kamis (17/9/2020) tersebut dan menjelaskan bahwa untuk menerima keluhan dari pasien, pasien juga harus siap dan tidak ragu menggunakan jalur komunikasi yang ada untuk bertanya.

Eko Adhi Pangarsa, President YKI Cabang Jateng, SpPD, KHOM menambahkan bahwa dokter dan pasien harus berkomunikasi secara terbuka.

Baca: Pelayanan Kesehatan Penderita Kanker Saat Pandemi Covid-19

“Interaksi obat bisa menimbulkan efek samping, seperti kanker payudara. Misal, pasien yang mendapat pengobatan tuberkulosis (TB), dia tidak mengatakan Menderita kanker, sehingga terjadi interaksi obat antara “pemberian obat tuberkulosis dan obat kanker payudara.” Pasien bahkan seluruh masyarakat bisa melaporkan otoritas kesehatan terkait efek samping obat tertentu — menurut Eko, hal ini bisa jadi Perlindungan diberikan kepada semua orang selama perawatan, baik itu dokter, perawat, pasien, keluarga atau perawat. “Efek samping obat yang dilaporkan dalam laporan ini dapat melindungi pasien dari bahaya yang tidak perlu. Kemudian, dorong pengobatan yang masuk akal atau lebih cepat di masa depan. “

Leave A Comment