Konsumsi antioksidan membantu menjaga kekebalan manusia

2020-10-25

Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Selama gagalnya pandemi Covid-19, menjaga hidup bersih dan sehat untuk menjaga kekebalan tubuh menjadi prioritas utama. Tidak ada obat atau vaksin antivirus sekarang.

Ahli dalam Alergi dan Imunologi, PhD. Iris Rengganis dari KAI SpPD mengatakan tidak perlu khawatir untuk menjaga kekebalan, karena Anda bisa menjaga kekebalan dengan mengonsumsi antioksidan.

Antioksidan ini dapat melawan radikal bebas seperti bakteri dan virus, serta dapat melawan peradangan seperti arthritis.

Baca: Mari kita biasakan 6 kebiasaan ini untuk membuat hidup sehat lebih sehat, sehingga membuat korona Pandemi virus segera berakhir – sayuran dan buah-buahan mengandung vitamin A, dan makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E mengandung antioksidan.

“Antioksidan ditemukan dalam vitamin A, C dan E. Jika kita bisa makan sesuatu yang hebat, seperti astaxanthin, misalnya, antioksidan dalam tubuh manusia sudah cukup,” kata Dr. Iris dalam webinar. Kata. Rabu (06/03/2020) bersama Asthin Force.

Baca: Apakah berbahaya menggunakan masker?

Manfaat lain dari konsumsi antioksidan secara teratur adalah membuat tubuh manusia merasa lebih bersemangat, berenergi dan tidak lemah, serta lambat dan bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Sementara itu, World Healing Organization (WHO) merekomendasikan untuk mengonsumsi 400 gram sayur dan buah per hari, sedangkan rata-rata orang Indonesia hanya mengonsumsi 173 gram per hari (data BPS 2016). — Baca: Cara Mengurangi Kalori Ayam Goreng Agar Lebih Sehat

Jika menurut Anda makan sayur dan buah saja belum cukup untuk mencukupi kebutuhan tubuh, mohon dokter. Dr Iris menyarankan agar bisa ditambah dengan suplemen vitamin.

“Jika kurang yakin apakah asupan buah dan sayur sudah mencukupi, kita bisa menambah kandungannya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan,” ujar dr Iris. -Kebutuhan antioksidan tidak hanya mempengaruhi orang dewasa, tetapi juga mempengaruhi pola makan anak-anak dan orang tua, tergantung usia dan aktivitas.

“Setiap orang membutuhkan antioksidan, baik anak-anak maupun manusia. Oleh karena itu, vitamin C anak-anak mengandung antioksidan. Karena tujuan antioksidan adalah menetralkan radikal bebas,” kata Profesor Iris.

Leave A Comment