Dibandingkan dengan diabetes dan tekanan darah tinggi, pasien penyakit jantung lebih mungkin mengembangkan Covid-19

2020-10-25

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, penderita penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung komorbid harus menjaga kesehatan secara optimal.

Dr. Nikolas Wanahita, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Mount Elizabeth di Singapura, menjelaskan: Penelitian dari China menunjukkan bahwa terdapat lebih banyak pasien penyakit jantung dengan Covid-19 daripada penderita diabetes dan hipertensi.

Alasannya adalah walaupun Covid-19 menyerang sistem pernafasan, penderita penyakit jantung memiliki sistem imun yang lebih lemah, namun karena imunitas yang melemah, mereka akan mudah terserang penyakit lain. Nicholas mengatakan dalam webinar dengan India, Jumat (21/8/2020).

Baca: Di komunitas Animo Haute, ada 2.400 relawan yang sudah menandatangani uji klinis vaksin Covid-19

Sebelumnya, ahli jantung dr. Sari Sri Mumpuni Sp.JP (K) mengingatkan pasien jantung untuk minum obat, Karena obat-obatan sangat membantu dalam menjaga kondisi penderita penyakit jantung saat terjadi pandemi. Dalam siaran langsung RSPI tersebut, dr Sari mengatakan pada Rabu (17/6/2020) juga dianjurkan untuk mengkonsumsi secara rutin sesuai anjuran dokter, sama seperti sebelum Covid19. Cek jadwalnya dan jangan takut ke rumah sakit, apalagi jika ada gejala jantung yang muncul. Dari segi makanan, tidak ada perubahan pada masa normal baru ini, Penderita penyakit jantung harus menjaga asupan makanan yang tinggi gula, garam dan lemak.

Jangan menambahkan banyak bumbu makanan seperti pasien penyakit jantung. Penambahan kecap dapat meningkatkan kandungan garam pada makanan. ยป, Ringkasan Ph.D. Sally

Leave A Comment