Tips mencegah sembelit saat anak mulai menambah selera saat mengonsumsi MPASI

2020-10-25

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Dalam proses mengonsumsi makanan pendamping makan (MPASI), ada beberapa langkah yang bisa meningkatkan tekstur makanan sangat halus, kasar hingga keras, atau bisa makan orang dewasa. makanan.

Biasanya pada saat anak mulai berdiri, masalah yang sering muncul adalah anak sulit buang air besar.

Dokter anak. Titis Prawitasari, Sp.A (K) menjelaskan salah satu faktor yang penting adalah jenis makanan yang diberikan.

“Tidak semua anak akan mengalaminya, tapi jika Anda mengalaminya, periksalah apakah ada bahan yang menyebabkan sembelit, seperti produk olahan susu, keju dalam jumlah banyak, susu dan lain-lain,” kata dokter tersebut. Titis tinggal di Instagram IDAI @IDAI_IG.

Bacaan: Anaknya Tidak Menerima Makanan Padat Hingga Umur 6 Bulan, Ini Kata Shandy Aulia Usai Mandi Dikritik Netizen

Lalu Pastikan Saat Anak Bangun, Tekstur Airnya Itu sudah cukup dan tetap menjadi prioritas utama menyusui.

Dr Titis mencontohkan, bayi usia enam bulan membutuhkan 150-200 mililiter (ml) air per kilogram berat badannya, oleh karena itu jika berat badannya 6 kilogram ia membutuhkan 900 hingga 1200 mililiter air per hari.

Dari total permintaan 1200 ml cairan, 70% digunakan untuk penjatahan. Makanan pendamping (seperti kaldu atau buah dan banyak air) dapat memenuhi 30% lebih banyak kebutuhan ASI dan air. Dr. Titis mengatakan: “Bagian terbesar MPASI yang tersisa adalah makanan yang terbuat dari kuah atau makanan lain yang mengandung air.”

Jika kebutuhan air terpenuhi, anak biasanya buang air kecil setiap empat jam sekali. Urine warnanya lebih terang.

“Jangan terlalu takut kekurangan air, hal ini jika anak meminum air seni minimal empat jam sekali, dan memiliki jumlah khusus dan warna yang lebih mudah,” tutup dr Pearl.

Leave A Comment