Penetapan aturan genap untuk sepeda motor dan mobil akan diumumkan pada 12 Juni 2020

2020-10-27

Laporan Reporter Tribunnews.com Igman Ibrahim-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya akan memutuskan kebijakan angka ganjil yang berlaku untuk sepeda motor pada 12 Juni 2020. Nantinya, mereka akan menilai urgensi penerapan kebijakan tersebut. Regulasi.

Saat ditanya mengenai rencana implementasi rekan sepeda motor dan mobil (Gage) DKI Jakarta, hal itu dikemukakan Kombes Pol Yusri Yunus, Direktur Humas Polda Metro Jaya. – “Kemarin kita bahas saran teman-teman dari Dinas DKI. Hasil pertemuan dengan Polda Metro akan dinilai kembali efektifitasnya.”

“Kemarin diputuskan untuk mengumpulkan massa selama 7 hari (Juni) dari tanggal 5, entah itu Harus dipakai atau dipakai, “kata Yusri kepada Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin (6/8/2020). Yusri, salah satu anggota armada AKAP dan AKDP, mengatakan aplikasi “Sepeda Motor Tunggal dan Ganda” harus didukung Su untuk menunjang fasilitas seperti Perda untuk aplikasi tersebut.

Baca: APPBI sedang menyiapkan aturan baru untuk penyewa sebelum pusat perbelanjaan dibuka kembali

“Jika Anda ingin mengambil tindakan, Anda harus K. Sekarang, pengontrol area (kontrol lalu lintas roda 4 yang berfungsi selama ini) Sudah ada perda, dan ada rambu keempat roda sudah masuk pengukur tekanan, tapi tidak ada “tidak ada lambang roda 2 rel”, terangnya.

Baca: Bank Bukopin Sebut Le Ret dalam Penarikan Otomatis Memiliki cash on board pun tidak masalah. Selain itu, Yusri berharap Pemprov DKI Jakarta bisa menerbitkan aturan dan pedoman operasi ganjil pekan ini. Ia menyimpulkan, selain rambu-rambu yang dijadikan dasar kepegawaian manajemen lalu lintas juga harus sesuai dengan peraturan gubernur. Untuk pake karcis atau pake sanksi, harus jelas jadi harus cocok platnya.

Leave A Comment