Selain menyakiti orang lain, mengemudi secara aktif juga mencerminkan emosi seseorang yang tidak stabil.

2020-10-28

Laporan Reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat kita mengemudikan roda empat di jalan raya, apa perbedaan antara defensive driving dan agresif driving?

“Mengemudi defensif adalah perilaku mengemudi yang menekankan pada proaktif. Artinya berpikir dua kali, mencegah dan memprediksi sebelum hal itu terjadi, sehingga dapat menghindari potensi bahaya dan meminimalkan potensi kecelakaan. SDCI ( Pelatih senior konsultan pertahanan keamanan Indonesia Sony Susmana mengatakan dalam acara berkendara aman yang dibawakan oleh Daihatsu dan GT Radial di Instagram Live, Sabtu (9/9/2020).

Sony menjelaskan, seperti halnya berkendara aman, pada prinsipnya berkendara defensif ditujukan untuk meminimalisir risiko bahaya.

Mengemudi dengan aman membutuhkan keterampilan berkendara yang baik dan benar. -Pada saat yang sama, berkendara yang agresif biasanya didominasi oleh pengemudi ramah lingkungan. Pengemudi hijau biasanya adalah pengemudi muda, terbang dalam waktu lama, tidak stabil secara emosi, dan sering tampil.

Pengemudi jenis ini ditandai dengan ngebut dengan kecepatan yang tidak teratur, tikungan dan belokan tanpa lampu lalu lintas ( Sinyal), akselerasi dan deselerasi yang kejam.

Bacaan: Merokok saat mengemudi dikenai denda Rp 750.000 — Sony mengatakan, aparat harus berhati-hati mengontrol situasi lalu lintas, karena jika dibiarkan, ia akan aktif berkendara di jalan raya Pengemudi.

Menurut statistik kecelakaan, pengemudi tipe ini merupakan penyebab kecelakaan terbesar di Indonesia, terhitung 55%.

Baca: Mengapa aturan posisi mengemudi di setiap negara / wilayah Beda-beda? Ini penjelasannya- “Sangat mudah untuk bisa mengemudi secara defensif. Selalu berpikir positif, toleran, sopan, berbagi, jaga jarak dari kendaraan, jaga kecepatan, kendalikan emosi, atur waktu mengemudi, dan yakinkan keselamatan. Sony pertama-tama menyambutnya, tetapi jangan menyeretnya ke bawah. “

Program edukasi yang diakses melalui kanal Instagram @daihatsuind ini merupakan kegiatan edukasi bagi para pemilik mobil Daihatsu Indonesia yang menganjurkan perilaku berkendara yang aman untuk mencegah risiko kecelakaan. — Pelanggan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Elvina Afny, Department of Satisfaction and Value Chain, menyatakan kejadian ini merupakan komitmen Daihatsu untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Daihatsu dan GT Radial terus memberikan pelatihan keselamatan berkendara selama tiga tahun terakhir.

Leave A Comment