Sepeda motor dan mobil berusia tiga tahun di Jakarta terpaksa menjalani uji emisi

2020-10-31

TRIBUNNEWS.COM-Pemprov DKI Jakarta memperketat regulasi emisi gas buang kendaraan bermotor untuk sepeda motor dan mobil.

Uji emisi wajib ini dilakukan untuk mengurangi polusi udara.

Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Uji Emisi Kendaraan Bermotor .

Baca: Pemprov DKI mewajibkan 3 tahun uji emisi mobil dan motor

Baca: Perlu upaya besar untuk mendorong investasi di bidang energi terbarukan Untuk mengurangi emisi-Pergub Pergub n ° 92/2007 peraturan.

Beberapa amandemen telah dilakukan, termasuk masalah kewajiban pengujian emisi untuk mobil pribadi. -Ini tertulis di Bagian 2 dan kewajiban terkait dirinci dalam Bagian 3;

(1) Tujuan uji emisi gas buang kendaraan bermotor adalah sebagai berikut: mobil penumpang pribadi; B. Sepeda Motor (2) Bagian (1) Untuk mobil penumpang dan sepeda motor, batas usia melebihi 3 tahun.

Pasal 3;

(1) Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang untuk menghilangkan dan memenuhi ambang batas emisi. (2) Uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling sedikit 1 Waktu (satu tahun sekali) yang dilakukan oleh teknisi uji emisi di lokasi uji emisi 3) Hasil uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dicatat dalam sistem informasi uji emisi. (4) Biaya pengujian emisi gas buang ditanggung oleh pemilik mobil penumpang dan sepeda motor. (5) Ambang batas emisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada peraturan Gubernur tentang ambang batas emisi kendaraan bermotor.

Kepala Dinas Pengelolaan Pencemaran Lingkungan (Kasie) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Tiyana Brotoadi (Tiyana Brotoadi) mengatakan bahwa Peraturan Gubernur Nomor 66/2020 menitikberatkan pada sektor swasta Penggunaan mobil.

Leave A Comment