PSBB berlaku di Jakarta mulai hari ini, SIKM tidak berlaku, dan angkutan umum dibatasi hingga 50%

2020-11-02

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Massal (PSBB) di Jakarta mulai Senin (14/9/2020), Kementerian Perhubungan memastikan masyarakat tidak perlu memiliki izin masuk dan keluar (SIKM). . -Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, mengatakan sebelum masa transisi, Kementerian Perhubungan tidak memberlakukan SIKM (Izin Masuk dan Keluar) seperti yang terjadi pada masa PSBB. Silakan mengacu pada surat edaran working group ke-9 tahun 2020 yang berarti harus ada persyaratan rapid test (hasil non reaktif) atau uji PCR (hasil negatif).

Adita juga mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak operator transportasi agar mulai dari awal dan terus menegakkan kesepakatan kesehatan setibanya di perjalanan dengan tegas.

Operator infrastruktur dan fasilitas harus memastikan bahwa semua perjanjian dilaksanakan sesuai dengan peraturan. Sebagaimana dikemukakan Gubernur Jakarta, moda transportasi umum kota (misalnya lintas batas Jakarta, MRT, LRT, KRL Jabodetabek, taksi, dan angkot) masih dilaksanakan dengan batasan waktu operasional dan kapasitas penumpang maksimal tidak melebihi 50% . “

” Hal, yang juga sejalan dengan ketentuan Surat Edaran Nomor 11 dan Nomor 14 Tahun 2020

– baca: PSBB Total, hari ini polisi kembali mencabut aturan paritas ke Jakarta

Adita dalam keterangan resminya, Ahad (13/12/2020), mengatakan: “Meski pengaturan angkutan antarkota untuk semua sektor (udara, laut, darat, dan kereta api) sama, tidak ada perubahan.” Di waktu yang sama, kecuali berlaku Karena kebijakan ganjil mobil pribadi, kapasitasnya akan dibatasi (2 orang per baris) kecuali mereka tidak berasal dari tempat tinggal yang sama.

Baca: DKI Jakarta Terapkan PSBB Total Lagi Mulai 14 September, Angkutan Umum Akan Dibatasi Untuk Sepeda Motor, Jika Digunakan Untuk Karyawan, Taksi dan Sepeda Motor (termasuk berbasis aplikasi Sepeda motor) akan tetap menerapkan peraturan kesehatan yang ketat untuk mengangkut penumpang. Dalam artikel yang dimuat di Kompas.com berjudul PSBB, ditetapkan Kementerian Perhubungan tidak dilaksanakan SIKM

Penulis: Elsa Catriana

Leave A Comment