Inilah sebabnya mengapa banyak bus modern tidak memiliki pintu pengemudi.

2020-11-05

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Biasanya seperti yang biasa kita temui, bus dilengkapi dengan pintu bagi penumpang untuk masuk atau masuk kabin. Namun jika berhati-hati, masih banyak AKAP atau bus wisata yang tidak memiliki pintu pengemudi khusus.

Oleh karena itu, pengemudi dan penumpang memasuki pintu yang sama. Alasan pembatalan pintu pengemudi adalah jika bus mengalami kecelakaan, pengemudi dapat dimintai pertanggungjawaban.

Administrasi Umum Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) juga mengimbau agar badan tersebut membangun bus tanpa pengemudi. Dapat dimasuki melalui Surat Edaran AJ.403 / 4/14 / DRJD / 2007 dari Dirjen Perhubungan Darat, surat edaran tersebut memuat:

1. Guna meningkatkan tanggung jawab pengemudi bus saat mengemudikan kendaraan, guna meningkatkan keselamatan penumpang Bersama ini kami informasikan hal-hal berikut: dalam desain dan struktur teknis kendaraan bermotor yang dinamai mobil penumpang, pintu keluar pengemudi harus dilarang dan keberadaan pintu keluar darurat (pintu dan / atau jendela) harus dimaksimalkan;

Baca: Untuk Mendukung Pelayanan KRL Jabodetabek, Pemprov DKI Jakarta Siapkan 50 Bus Gratis

b. Saat sistem hidrolik tidak berfungsi, pintu penumpang yang dibuka tutup menggunakan sistem hidrolik harus bisa dibuka secara bersamaan dari dalam dan luar.

2. Mengenai konten di atas, kami harap Anda dapat membantu menyebarkannya. Untuk anggota dan kedepannya, kami berharap setiap bus yang diproduksi oleh perusahaan bodi dapat melakukan penataan seperti yang diharapkan.

Baca: Pemerintah Kota Semarang Gunakan Bus Isuzu Elf 17 sebagai Bus yang Melayani Masyarakat – 3. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

— Manajer Ekspor, Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Bus Antar Provinsi (AKDP) Laksana Karoseri Werry Yulianto mengatakan, untuk perjalanan tidak bisa memasang pintu untuk pengemudi.

“Namun, pintu kendaraan khusus seperti TNI atau Polri dan angkutan tambang selalu dipasang. Werry kepada Kompas.com, Minggu (21/6/2020). Bus tambang tidak digunakan di jalan umum. Jadi ada pengecualian, Anak berada di Gerindra kemarin siang-Kurnia Lesani Adnan, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Bus Pemuda Indonesia (IPOMI), mengatakan meski sudah ada kegiatan sosialisasi penghapusan pintu pengemudi, namun masih ada beberapa bus. Perusahaan (PO) melanggarnya. Bahkan dengan aturan larangan IMEI, smartphone pasar gelap masih bisa digunakan, dan inilah alasannya- “Beberapa orang tertipu untuk tidak memberikan gagang pintu, tapi bisa dibuka dari dalam. -PO akan mengeluarkan surat keterangan kepada badan mobil untuk dijadikan pintu pengemudi, “Kata pria akrab bernama Sani kepada Kompas.com belum lama ini.

Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan judul” Why is public otomotif “tidak ada pintu pengemudi

penulis 😕 Muhammad hukum Nathan Maserati Thani (Muhammad Fathan Radityasani)

Leave A Comment