Polisi saat ini tengah menguji 45 kamera ETLE terbaru di Jakarta berikut informasi lokasinya

2020-11-07

Laporan wartawan Tribunnews.com Jakarta Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) melaporkan-Dinas Perhubungan Polda Metro Jaya menyatakan polisi sedang menguji 45 kamera terbaru ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Kamera ini akan mulai berfungsi hari ini (20 Juli 2020).

“Dalam pembangunan, kami menguji 45 kamera baru,” kata CEO Arsitektur dan Konstruksi pada hari Senin. Biro Penindakan Polda Metropolitan Jaya, AKBP Fahri Siregar kepada wartawan. (20 Juli 2020). -Fahri mengatakan bahwa semua kamera tersebut akan digunakan untuk memantau pengemudi dan merekam berbagai tindakan ilegal oleh pengemudi. -Di antara mereka, pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman dan tidak menggunakan sabuk pengaman. Telepon, marka jalan yang penuh kekerasan, dan pelat nomor genap ganjil. Namun untuk pair ganjil, karena PSBB transien masih berlaku maka tidak diterapkan. Baca: Hari ini e-ticketing diaktifkan kembali dan pelari ditetapkan sebagai perintah lari- “Kita sudah siapkan SDM dan SDM lainnya,” pungkasnya. — Berikut adalah lokasi dari 45 kamera Etle baru:

A. Rute Kota Tua-Gajah Mada-MH Thamrin-Sudirman-Blok M-Senayan Titik-titik dimana 18 kamera dapat ditempatkan antara lain:

1 Dua persimpangan di kota tua: 1 kamera. 2. Simpang Ketapang: 2 kamera. 3. Perempatan Harmoni (depan Bank BTN): 4 kamera. 4. Persimpangan Istana Negara: 1 kamera. 5. Perempatan Kebon Sirih: 2 kamera. 6. Bundaran HI: 1 kamera. 7. Bundaran Senayan (dari Blok M): 1 kamera. 8. Persimpangan CSW: 4 kamera. 9. Depan Plasa Senayan 2 Arah: 2 Kamera

Bacaan: E-TLE Berlaku, Berikut Tips Hindari Penjualan Tiket Elektronik

B. Kamera Chemin Grogol-Pancoran memiliki 8 titik penempatan, diantaranya:

1. Persimpangan Pancoran: 2 kamera. 2. Perempatan Slipi S. Parman menuju Gatsu: 1 kamera. 3. Perempatan Tomang: 1 kamera. 4. Persimpangan Grogol dari Daan Mogot ke Kyai Tapa: 1 kamera. 5. Bagian depan Hotel Fourseasons: 1 kamera. 6. Bagian depan pintu utama DPR-MPR: 1 kamera. 7. Pancoran serba segar di depan: 1 kamera.

C. Titik penempatan kamera Harim-Sempakupti garis 8, diantaranya:

1. Persimpangan Harim Lama: 1 kamera. 2. Perempatan Rawamangun: 1 kamera. 3. Persimpangan Pramuka: 2 kamera. 4. Perempatan Cempaka Putih: 2 kamera.

Profesor D. Rasuna Said, Gunung Sahari dan Dr. Satrio memiliki 11 titik penempatan kamera, diantaranya:

1. Sebelum timah dihentikan (dua arah): 2 buah kamera. 2. Di depan halte Setiabudi (dua arah): 2 kamera. 3. Perempatan HOS Cokroaminoto Imam Bonjol: 2 kamera. 4. Persimpangan Tugu Tani ke Senen: 1 kamera. 5. Di depan Puskurbuk Kemendikbud: 2 kamera. 6. Di depan BNI 46 Gunung Sahari: 2 kamera.

Leave A Comment