Konsekuensi tidak mengganti bantalan rem saat memakai bantalan rem adalah Anda akan sengaja memilih sepatu

2020-11-09

TRIBUNNEWS.COM-Bantalan rem harus selalu dicek dan diganti bila bagian mesin sudah aus.

Bantalan rem yang aus secara paksa dapat membentur komponen lain.

Salah satunya, disk ke disk mungkin tergores atau dinonaktifkan. -Reno, teknisi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), Jakarta Timur, mengutip Kompas.com mengatakan jika cakramnya baret, proses pengeremannya tidak sempurna.

Baca: Valentino Rossi Punya Banyak Masalah, Mulai dari “Indikator Merah Sepeda Motor” Hingga “Pemilihan Ban”

Baca: Jika Dijual, 3 Merek Sepeda Motor Bekas Ini Jarang Terlihat Pembeli Kepada

Baca: Honda Ancam Jadi Penulis Pabrikan Medioker MotoGP 2020 Marc Marquez Karena Kerugian

Baca: Ini Alex Marquez Terima Proposal LCR Honda untuk MotoGP 2021

Dia mengatakan, catatan goresan parah bisa membuat pengereman kurang nyaman, meski bantalan rem sudah diganti dengan yang baru. Baret, dan kemudian ketika kampas rem baru diganti, proses pengereman masih belum tercapai, karena kekuatan kerja kampas rem dua kali lipat dari “kikir”.

“C” karena permukaan piringan tidak rata dan menjadi kasar. Oleh karena itu, setelah dilakukan pengereman, asbes pada kampas rem akan semakin rusak parah. Dia berkata: “Jadi tidak perlu menggunakan kain.” — Untuk mengatasi cakram yang tergores, Anda bisa memolesnya.

Namun, efek sampingnya adalah cakram menjadi lebih tipis. : Kawasaki Ninja ZX-25R Bebas Pajak Barang Mewah

Baca: Komponen Pompa Bahan Bakar Bermasalah, Honda Tarik 85.025 Mobil

Baca: Polisi Bakal Kemudikan Honda HRV Tewas di Distrik Timur Pembalap Tes Urine 2 Pembalap Jakarta

Baca: Susah Bilang Bos Bangga Bos Quartararo Tim Satelit Yamaha Masuk Kompetisi MotoGP Spanyol 2020 – Pemilihan Bantalan Rem Tidak Bisa sembarangan.

Leave A Comment