Terkunci di India, Suzuki: Memperoleh saham Ignis, Barino dan SX-4

2020-07-09

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi virus (Covid-19) menyebar. Setelah melewati beberapa negara Eropa, sekarang orang India yang akhirnya memutuskan untuk merumuskan kebijakan penguncian selama 21 hari.

Pemerintah setempat telah melakukan upaya ini untuk menekan penyebaran virus dan melindungi warganya.

Namun, di satu sisi, orang juga telah melakukan upaya untuk menghentikan kegiatan ekonomi dan produksi, termasuk industri otomotif.

Baca: Di tengah penyebaran korona, kualitas udara Jakarta telah meningkat – -Baca: Pada hari pertama kurungan, pemerintah India melarang ekspor chloroquine dan peralatan medis khusus Covid-19 – Sudah diketahui bahwa merek Indonesia (APM) Banyak agen masih mengimpor mobil dari India, termasuk PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Produk-produk tertentu, seperti Ignis, Baleno dan SX4 S-Cross masih dikirim dari Maruti Suzuki di India.

Lalu, jika kunci telah mengganggu pasokan produk ini di negara ini.

Untuk ini, Donny Saputra, Direktur Pemasaran PT SIS 4W, mengatakan bahwa sejauh ini, permintaan di pasar Indonesia selalu mencukupi. Terkunci, “kata Downey saat menghubungi Kompas.com, Rabu (25 Maret 2020). Vala tidak menyebutkan suplai, tetapi Downey mengatakan ketersediaan perangkat masih sangat besar dan dapat dilewati Month.-Downey mengatakan bahwa Suzuki telah menyiapkan unit inventaris sejak awal tahun ini.Ini memang telah menjadi strategi yang berlaku untuk produk dengan status lengkap (CBU) yang diproduksi di India. Kami siap Produk disediakan karena kami bermaksud untuk mengatasi liburan Lebaran di masa depan. Sejauh ini, ini tidak berpengaruh pada stok India sampai pertengahan tahun atau setelah Lebaran. Dikatakan bahwa stok Ignis, Barreno dan SX-4 aman ”

Leave A Comment