Daihatsu: Sejak pandemi Covid-19, metode pembayaran tunai meningkat

2020-12-01

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Ameila Tjandra, Direktur Pemasaran Otomotif Astra Daihatsu, mengatakan selama masa pembelian mobil, cara membeli konsumen mengalami perubahan. Bagi Amel yang saat ini sedang mengalami virus corona atau pandemi Covid-19, konsumen yang membeli mobil Daihatsu lebih banyak menggunakan metode pembayaran tunai atau langsung sebagai pembayaran cicilan atau metode kredit.

Baca: Tips beli mobil bekas biar tidak tertipu, dan pilih kesalahan yang bikin males

– “Menurut data kami, sebelum pandemi, Dafa Motor membeli 80% didominasi oleh pembelian angsuran, sisanya pembayaran langsung, “kata Amel dalam obrolan online dengan Astra Daihatsu, Selasa (23/6/2020) – namun untuk saat ini Amel. (Amel) melanjutkan, cara utama membeli mobil Daihatsu adalah pembayaran langsung, dan hanya 32% cara pembayaran cicilan yang digunakan.

“Ini mungkin karena layanan cicilan RS lebih hemat. Hati-hati dan berikan layanan kredit untuk pembelian mobil,” kata Amel. -Amel menjelaskan bahwa dia pernah menemukan bahwa penyedia layanan kredit meningkatkan nilai uang muka selama wabah Covid-19. Umumnya uang muka rata-rata 15% sampai 20%. Harga jual mobil.

“Namun dalam hal ini, penyedia layanan akan meningkatkan nilai uang muka. Ada yang naik 30% atau 35%, bahkan ada yang berhenti memberikan layanan uang muka.” Belilah barang saat wabah Covid-19, ”kata Amel Saat ini, pembatasan sosial skala besar (PSBB) sudah dikendurkan. Ia mengatakan, pelonggaran tersebut dapat mengikuti laju pembangunan ekonomi. Amel mengatakan, hal tersebut tidak serta merta meningkatkan antusiasme pasar mobil seperti Indonesia sebelum Covid-19. Untuk 100.000 mobil per bulan, mungkin akan sulit dalam hal ini.Hal ini dikarenakan daya beli Said Amel belum meningkat. Mobil-mobil ini sudah ada sejak tahun 2019 dan akan semakin antusias.

Leave A Comment