Astra Tol Cipali dan NTSC mendidik pengguna yang membayar: periksa tekanan angin sebelum meninggalkan tempat istirahat

2020-12-02

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Darat dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelenggarakan pelatihan pengemudi bagi pengguna jalan di rest area ASTRA Tol Cipali. 13/10/2020) .

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan setelah peluncuran Kampanye Keselamatan Berkendara. General manager ASTRA Tol Cipali, Presiden KNKT dan Kepala Divisi Pertanahan, turut serta dalam pelatihan dan transportasi .— Ciri-ciri kegiatan ini adalah semua wilayah sudah ditempel label edukasi penyewa dan ada telpon di ruas tol Cipali rest area SPBU yang meminta untuk mengecek tekanan udara pada ban sebelum meninggalkan rest area.

Acara awal ini mengusulkan inisiatif untuk meningkatkan rencana layanan keamanan dengan membuat beberapa saran.

Termasuk peraturan PA untuk kendaraan bergerak yang memiliki masalah di jalan utama pada waktu yang sama, di bahu jalan dan rute penyelamatan. Periksa ban dan tingkatkan tekanan udara 10-20% -Selain itu, memasang rambu peringatan kecepatan dengan kecepatan maksimal 70 km / jam dan pengecekan tekanan ban menjadi informasi penting bagi pengguna jalan di hari hujan. –Menurut hasil studi KNKT, kecelakaan di jalan tol disebabkan oleh faktor manusia, diikuti oleh kondisi kendaraan dan infrastruktur jalan. ASTRA Tol Cipali menyampaikan ASTRA Tol Cipali berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mulus, aman dan nyaman di jalan tol Cipali melalui program 3E (Education, Engineering and Law Enforcement). Sebagai tindak lanjutnya, sebelum berkendara atau meninggalkan rest area, tempelkan stiker call sign untuk mengecek tekanan ban kendaraan, ‚ÄĚkata Argonne. Saudara-saudara, tekan, Jumat (16/10/2020).

Lihat juga : Keterampilan mengendarai sepeda motor di musim hujan, mempelajari teknik pengereman untuk mengecek kondisi ban

Leave A Comment