Di semester I, pembiayaan baru untuk industri otomotif dari Adira Finance turun 47%

2020-12-02

Wartawan Tribunnews.com memberitakan Lita Febriani-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Industri otomotif mengalami penurunan tajam akibat terganggunya aktivitas ekonomi akibat pandemi Covid-19. Penjualan kendaraan pada tahun 2020 telah turun 42% dibandingkan tahun lalu, dan hanya 291.000 kendaraan pada paruh pertama tahun ini.

Sementara itu, volume ritel sepeda motor baru di dalam negeri mencapai 2 juta unit, turun 36% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Year-on-year (yearly) untuk semester pertama tahun 2020.

Baca: Terkena Covid-19, Adira Salurkan Bantuan untuk Warga Situs Jabodetabek

Baca: Gugatan Adira Telah Disetujui untuk Mengurangi 407.727 Debitur Cicilan — -Ini berdampak pada aktivitas pembiayaan. Secara umum, Adira Finance mencontohkan total pembiayaan baru pada semester I-2020 turun 47% year-on-year menjadi Rp 10,1 triliun sejalan dengan penurunan industri otomotif. — Ini karena masyarakat dan pengguna daya beli yang rendah. Pembatasan sosial dan penghentian sebagian besar kegiatan ekonomi telah mempengaruhi pembiayaan mobil dan sepeda motor.

“Total penjualan divisi sepeda motor dan mobil di semester I turun masing-masing menjadi Rp 4,7 triliun dan Rp 3,6 triliun. Pada 2020, Hafid Hadeli, CEO Adila Finance ) Kepada Virtual Presskon, Selasa (4/8/2020).

Pembiayaan sepeda motor baru di semester I 2020 turun 47% year-on-year menjadi Rp 3,8 triliun. – -Selain itu, pembiayaan mobil baru di semester I 2020 Hanya Rp 2,2 triliun, turun 51% dari periode yang sama tahun lalu.

Segmen kendaraan niaga baru turun 47% menjadi penjualan eceran Rp 1,1 triliun, sedangkan penjualan eceran segmen mobil penumpang baru 11.000. Miliar rupiah, turun 53% year-on-year.

Leave A Comment