Mobil Terlaris Diblokir STNK, Berikut Alasan dan Cara Mengelolanya Secara Online

2020-12-03

TRIBUNNEWS.COM-Banyak pemilik mobil yang tidak langsung memblokir Tanda Daftar (STNK) setelah dijual.

Dikutip Kompas.com, kendaraan yang melarang STNK berpindah tangan memiliki kelebihan tersendiri.

Baca: Jika Ada Pajak 0%, Berapa Harga Honda Jazz dan Toyota Yaris?

Baca: Daftar Harga Mobil Hatchback Jika pajak mobil baru dihapuskan dana Rp 150 juta akan diterima Honda Jazz – terutama di daerah dengan pajak progresif mobil, seperti DKI Jakarta.

Humas Biro Pajak Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Herlina Ayu menjelaskan, pemblokiran STNK memiliki kelebihan tersendiri, yakni jika nanti membeli mobil baru bisa terhindar dari pajak progresif. — “Manfaat pertama, pemilik mobil sudah bisa terhindar dari pajak progresif. Sebenarnya,” kata Herlina kepada Kompas.com belum lama ini.

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2015 tentang Provinsi DKI, besaran pajak progresif pribadi yang dikenakan atas Pajak Kendaraan Bermotor Kabupaten dan Barang Nomor 8 Tahun 2010. Peraturan tersebut mengatur bahwa tarif pajak progresif berlaku atas nama kendaraan. Pemilik kendaraan dengan alamat yang sama.

Berikut ini adalah tarif pajak progresif DKI menurut Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 2 Provinsi tahun 2015:

Pajak kendaraan pertama sebesar 2%.

Leave A Comment