Jasa Marga mengatakan, pengendara sepeda dari kawanan virus itu masuk ke pintu tol dengan alasan memasang tanda larangan

2020-12-03

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyayangkan rombongan pengendara sepeda memasuki tol Jagorawi tepatnya 46 + 500 kilometer (Polingga). — Peristiwa itu terjadi di Bank Dunia (WIB) Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 11.00 47 + 200 kilometer (lampu lalu lintas Ciawi) dan berusaha membalas. Seberangi di garis tengah ke arah 46 + 500 km, 45 km ke arah istirahat dan area servis (TIP).

Saat ini, insiden tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh polisi Indonesia.

Kantor Perwakilan Direktorat Jenderal Tol 1 Jasamarga Wilayah Metropolitan Oemi Vierta Moerdika menjelaskan, Jasa Marga sangat menyayangkan para pengendara sepeda yang masuk dan menggunakan jalan tol untuk merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Baca: Keinginan Jasa Marga Pesepeda Masuk Tol Jagorawi Dalam Video Virus Gemuruh

“Sesuai PP No 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, Tol hanya berlaku untuk penggunaan empat orang. Pengguna jalan dengan satu roda atau lebih “. Baca: Pajero Tabrak 2 Pengendara Sepeda di Pekanbaru, Tewaskan 1 Orang, dan Buronan Sopir-Oemi Juga Bilang Jasa Marga Pasang Papan Informasi Soal- “Kami Pasang Larangan Tanda bagi kendaraan roda dua untuk memasuki jalan tol, Oemi menambahkan: “Sebutkan kendaraan apa saja yang boleh menggunakan jalan tol tersebut dan batas kecepatan setiap kali lewat di jalan tol tersebut,” tambah Oemi.Spesifikasi desain berlaku untuk kendaraan roda empat atau lebih. . “

” Misalnya, untuk kecepatan, minimal 80 km / jam di jalan tol antarkota, dan untuk jalan tol perkotaan, 60 km / jam. Pengendara sepeda juga akan menghadapi Masalah angin dari kendaraan lain, karena jalan tol tidak terhalang, ”kata Oemi.

Jika kendaraan roda dua memasuki jalan tol, dapat dituntut. Peraturan saat ini dapat dibuka 24 jam sehari di 14080 melalui call center-

Leave A Comment