PSBB berlaku di Jakarta mulai hari ini, SIKM tidak berlaku, dan kapasitas angkutan umum dibatasi hingga 50%

2020-12-06

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merestorasi Pembatasan Sosial Massal (PSBB) Jakarta mulai Senin (14/9/2020), Kementerian Perhubungan memastikan masyarakat tidak memerlukan izin masuk dan keluar (SIKM). -Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan jika dibandingkan dengan PSBB periode sebelum masa transisi, Kementerian Perhubungan tidak menerapkan SIKM (Izin Masuk dan Keluar). Pada tahun 2020 diperlukan persyaratan rapid test (hasil non reaktif) atau uji PCR (hasil negatif).

Adita juga mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan operator transportasi untuk terus melaksanakan program kesehatan yang diawasi secara ketat sejak awal perjalanan hingga tiba di daerah tujuan.

Operator prasarana dan sarana harus memastikan bahwa semua prosedur dilaksanakan sesuai dengan peraturan. Informasi yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta menyebutkan bahwa batasan jam kerja dan kapasitas penumpang maksimal tidak melebihi 50% dan masih berlaku untuk moda angkutan umum perkotaan seperti Trans Jakarta, MRT, LRT, KRL Jabodetabek, Taaxis dan Angkot. Hal ini juga sejalan dengan ketentuan Surat Edaran Nomor 11 dan Nomor 14 Tahun 2020

– Baca: PSBB Total, hari ini polisi kembali membatalkan aturan paritas di Jakarta

Adita dalam keterangan resminya, Ahad (13/12/2020), mengatakan, “Meski pengaturan angkutan antarkota untuk semua sektor (udara, laut, darat, dan kereta api) sama, tidak ada perubahan.” Di waktu yang sama, kecuali berlaku Karena kebijakan ganjil mobil pribadi, kapasitasnya akan dibatasi (2 orang per baris) kecuali mereka tidak berasal dari tempat tinggal yang sama.

Baca: DKI Jakarta Kembali Terapkan PSBB Total Mulai 14 September Operasional Angkutan Umum Akan Dibatasi Untuk Sepeda Motor, Jika Digunakan untuk Karyawan, Taksi dan Sepeda Motor (termasuk berbasis aplikasi Sepeda motor) akan tetap menerapkan peraturan kesehatan yang ketat untuk mengangkut penumpang. Dalam artikel yang dimuat di Kompas.com berjudul PSBB, ditetapkan Kementerian Perhubungan tidak menerapkan SIKM

Penulis: Elsa Catriana

Leave A Comment