Maaf, layanan perpanjangan SIM sudah ditutup hingga 29 Juni 2020, dan masih ditutup

2020-12-11

Wartawan Tribunnews.com lapor Theresia Felisiani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polri telah memperpanjang masa penutupan layanan perpanjangan izin mengemudi (SIM) hingga 29 Juni 2020, atau hingga pemberitahuan penundaan diberitahukan. Tindakan telah diambil untuk membantu polisi mempercepat penyebaran virus corona.

Anda dapat mengalokasikan ekstensi SIM atau menunggu informasi lain setelah 29 Juni 2020.

Sebelumnya, polisi telah menutup layanan perpanjangan SIM mulai akhir Maret 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca: Tipe A, Nenek Moyang Mobil Mitsubishi Batch Pertama yang Diproduksi di Galangan Kapal Kobe

Ahmad Ramadhan, Kapolsek Penum Kombes, mengungkapkan, sejauh ini SIM akibat wabah virus corona, STNK dan Pelayanan BPKB masih ditutup.

Komisaris Polri mengeluarkan Telegram Rahasia No. 1473 tanggal 1 Mei 2020. Telegram tersebut ditandatangani oleh Inspektur Jenderal Polisi Lalu Lintas Eastingo untuk memperluas persyaratan mengemudi administratif bagi masyarakat. — Baca: Kebijakan Jokowi terhadap Corona Sepertinya Belum Jelas- “Selama ini, menurut Kapolri No. 1473, saat pandemi Covid -19, Layanan SIM, STNK dan BPKB masih ditutup untuk umum. Mulai 18 Mei 2020, layanan ditutup hingga 29 Juni 2020. ”Ahmad Ramadhan (Ahmad Ramadhan) pada Kamis (5/5) 28/2020) kepada Bareskrim Polri.

Baca: Tidak Hanya di Bandara, Penumpang KA Jarak Jauh ke Jakarta Juga Wajib Memiliki SIKM

Ahmad Ramadhan menjelaskan Polri sedang meninjau Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Tanda Daftar Kendaraan (STNK) untuk keterbukaan publik, lalu Siapkan kesepakatan baru untuk hidup normal dalam pandemi.

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizki: Bisa Bekerja Sepuasnya Selama 24 Jam Berperan Sebagai Istri dan Ibu – Penelitian ini dilakukan agar Polri bisa memberikan kepada masyarakat Layanan, dan pada saat yang sama memprioritaskan perawatan kesehatan perjanjian universitas normal baru di masa depan.

“Korlantas Polri terus melakukan penelitian pelayanan publik melalui penerbitan SIM, STNK dan BPKB untuk menyesuaikan dengan konsep baru pemerintahan normal,” tambahnya.

Leave A Comment